Paus Leo XIV Segera Jalani Operasi, Vatikan Ungkap Perkiraan Waktu Pemulihan
VATICAN CITY, iNews.id - Paus Leo XIV akan menjalani operasi untuk mengangkat nodul atau benjolan di paru-parunya pada pekan depan. Vatikan memperkirakan pemimpin Gereja Katolik Roma berusia 71 tahun itu membutuhkan waktu sekitar seminggu untuk pemulihan setelah menjalani tindakan medis tersebut.
Juru Bicara Kantor Pers Takhta Suci Vatikan, Matteo Bruni, mengungkapkan jadwal operasi Paus Leo XIV setelah pemimpin umat Katolik sedunia itu mengumumkan kondisi kesehatannya di Lapangan Santo Petrus, Roma, Italia, Minggu (11/10/2026).
Paus Leo XIV menjelaskan, tim dokter menemukan nodul yang masih berada pada tahap awal dan terlokalisasi di satu bagian paru-parunya. Setelah melakukan observasi, dokter merekomendasikan agar operasi segera dilakukan dan Paus menyetujui saran tersebut.
"Para dokter menemukan nodul tahap awal yang terlokalisasi dengan baik di paru-paru saya," ujar Paus Leo, seperti dikutip dari BBC.
Vatican News melaporkan, operasi tersebut akan berlangsung di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia. Rumah sakit ini memiliki kamar khusus bagi paus sejak percobaan pembunuhan terhadap Paus Yohanes Paulus II pada Mei 1981. Kamar tersebut masih digunakan hingga saat ini.
Apa Itu Nodul Paru-Paru?
Nodul paru-paru merupakan benjolan kecil berupa jaringan abnormal yang terbentuk di dalam paru-paru. Kondisi ini kerap ditemukan secara tidak sengaja saat seseorang menjalani pemeriksaan pencitraan medis, seperti rontgen dada atau CT scan.
Keberadaan nodul tidak selalu berarti seseorang menderita kanker. Banyak nodul paru-paru bersifat jinak dan dapat berkaitan dengan bekas infeksi atau peradangan.
Dokter biasanya menilai ukuran, bentuk, lokasi, dan karakteristik nodul, serta riwayat kesehatan pasien, untuk menentukan langkah penanganan yang tepat. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan pengambilan sampel jaringan atau operasi untuk memastikan diagnosis.
Editor: Anton Suhartono