PBB Terima Laporan Kekejaman Israel di Palestina, Bunuh Warga Sipil Tanpa Alasan Jelas
GAZA, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menerima laporan pasukan Israel secara sewenang-wenang membunuh warga sipil tanpa alasan yang jelas. Setidaknya 11 warga sipiil tak bersenjata dibunuh di Tepi Barat, Palestina baru-baru ini.
"Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan terjadinya kejahatan perang," tulis laporan PBB seperti dikutip dari Arab News, Kamis (21/12/2023).
Laporan tersebut menyebutkan pasukan Israel juga memerintahkan perempuan dan anak-anak masuk ke dalam satu ruangan dan menembaki mereka.
Pihak berwenang Israel tidak segera memberikan tanggapan. Pasukan Israel sebelumnya pernah dituduh sengaja menargetkan dan membunuh warga sipil.
RS Indonesia di Gaza Dijadikan Perisai dan Markas Pasukan Israel, MER-C Marah Besar
Perang antara Israel dan Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, dimulai sejak 7 Oktober. Serangan Israel telah menewaskan setidaknya 20.000 orang, sebagian besar di antaranya anak-anak atau perempuan.
Sebelumnya, Hamas dilaporkan menolak proposal gencatan senjata kemanusiaan terbaru yang diusulkan Israel yakni selama satu minggu. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Jalur Gaza, Palestina, itu menginginkan peghentian pertempuran, bukan hanya beberapa hari atau minggu.
Hamas Tolak Mentah-Mentah Usulan Gencatan Senjata Israel: Kami Tak Ikut Permainan Ini!
Israel ingin menghentikan pertempuran selama 1 minggu yang ditukar dengan pembebasan puluhan sanderanya di Jalur Gaza.
Sebagai respons pejabat Hamas menegaskan tak ada pembicaraan soal pembebasan sandera kecuali gencatan senjata diterapkan lebih dulu.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq