Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Saudi Larang Fasilitas Umum termasuk Masjid Diberi Nama Raja dan Pemimpin Negara Lain
Advertisement . Scroll to see content

Pelaku Teror Kepala Babi di Masjid-Masjid Prancis Terungkap, Ini Dugaan Motifnya

Kamis, 11 September 2025 - 15:15:00 WIB
Pelaku Teror Kepala Babi di Masjid-Masjid Prancis Terungkap, Ini Dugaan Motifnya
Penegak hukum Prancis berhasil mengidentifikasi pelaku teror kepala babi di sembilan masjid wilayah Paris dan sekitarnya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id - Penegak hukum Prancis berhasil mengidentifikasi pelaku teror kepala babi di sembilan masjid wilayah Paris dan sekitarnya. Sayangnya, pelaku sudah melarikan diri ke luar negeri.

Kejaksaan Paris menyatakan, pelaku merupakan warga asing, menggunakan mobil dengan pelat nomor Serbia. Sayangnya, pelaku langsung meninggalkan Prancis usai beraksi mengirim kepala babi kesembilan ke sebuah masjid pada Selasa (9/9/2025).

Pelaku mengirim kepala babi, termasuk beberapa di antaranya telah ditulis "Macron", merujuk pada Presiden Prancis Emmanuel Macron, ke masjid yang berada di Kota Paris, Malakoff, Montreuil, Montrouge, dan Gentilly.

Jaksa penuntut, seperti dikutip dari BFM TV, mengatakan, motif pelaku kemungkinan ingin memprovokasi kerusuhan di dalam negeri.

Seorang peternak babi di Normandy, setelah kabar ini menjadi perhatian, melapor kepada penyidik ​​ada seorang pria yang membeli 10 kepala kepada dua pria.

Berdasarkan pemeriksaan CCTV, mobil yang terekam di peternakan sama dengan yang diparkir di depan masjid Paris. Rekaman memperlihatkan dua pelaku meletakkan kepala babi di luar masjid.

Seksi Perlindungan Kebebasan Sipil Kejaksaan Paris mengambil alih penyelidikan. Kasus ini diperlakukan sebagai tuduhan kekerasan yang disengaja terkait agama dan melayani kepentingan kekuatan asing.

Pelaku terancam hukuman maksimal 6 tahun.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut