Pembakaran Alquran di Swedia, Polisi Tangkap Muslimah yang Berusaha Padamkan Api
STOCKHOLM, iNews.id - Pembakaran kitab suci Alquran kembali terjadi di Stockholm, Swedia, Jumat (18/8/2023). Aksi penistaan itu kembali dilakukan Salwan Momika, pengungsi asal Irak yang menetap di Swedia.
Ironisnya, polisi menangkap seorang Muslimah yang berusaha memadamkan api membakar Alquran. Dia menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Video yang beredar di media sosial menunjukkan, perempuan itu mendekati lokasi aksi Momika membawa APAR, namun polisi menghentikan dan menangkapnya.
Momika membakar Alquran dibantu imigran Irak lainnya, Salwan Najem. Aksi kali ini mereka lakukan di depan Kedutaan Besar Iran.
Presiden Jokowi Bertemu Sekjen OKI, Bahas Pembakaran Alquran hingga Rohingya
Dia juga melecehkan pemimpin Iran dengan menggunakan foto Presiden Ebrahim Raisi untuk membersihkan sepatunya. Bendera Iran juga digunakannya untuk mengelap sepatu.
Momika kemudian membakar kitab suci Alquran, bendera Iran, dan foto Raisi.
Kecam Pembakaran Alquran, Presiden Venezuela: Sebagai Kristen, Saya Merasakan jika Alkitab Dibakar
Momika dan Najem meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan lapis baja kepolisian dan dikawal sekitar 20 kendaraan lain, 10 di antaranya juga lapis baja. Selain itu aksi pembakaran Alquran Momika tersebut dikawal 100 polisi.
Editor: Anton Suhartono