Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Khashoggi: Kartu Apa yang Dimainkan Turki Terhadap Saudi?

Jumat, 26 Oktober 2018 - 09:23:00 WIB
Pembunuhan Khashoggi: Kartu Apa yang Dimainkan Turki Terhadap Saudi?
Raja Salman dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Jika kita mengetik "Erdogan slams..." (Erdogan mengutuk) pada mesin pencari Google, maka yang muncul akan tak berkesudahan; PBB, Uni Eropa, Israel, Belanda, Jerman, intelektual Prancis; semuanya jadi korban kutukan keras Erdogan.

Bahkan Jerman dan Belanda diberi label 'Nazi' dan 'fasis' oleh presiden Turki itu setahun lalu.

Sekarang bandingkanlah dengan kata-kata yang digunakan Erdogan terhadap Arab Saudi, yang sudah mengakui terjadinya pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi di konsulatnya di Istanbul.

"Saya tidak punya alasan untuk meragukan kejujuran Raja Salman," kata Erdogan.

Juru bicaranya menyebut, Saudi sebagai 'negara yang ramah dan penuh persaudaraan'.

Kata-kata ini berbanding terbalik dengan berbagai bocoran info yang sering muncul melalui media pro-pemerintah Turki. Isinya sering memberatkan Saudi, di tengah kecurigaan bahwa Putra Mahkota Saudi yang sangat berkuasa, Mohammed bin Salman, mengetahui atau bahkan memerintahkan pembunuhan itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut