Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 32 Warga Kuba Tewas akibat Serangan AS ke Venezuela termasuk Pengawal Presiden Maduro
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Venezuela Bentuk Tim Khusus Bebaskan Presiden Maduro dan Ibu Negara

Senin, 05 Januari 2026 - 11:16:00 WIB
Pemerintah Venezuela Bentuk Tim Khusus Bebaskan Presiden Maduro dan Ibu Negara
Venezuela membentuk komisi khusus untuk membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores (Foto: NDTV)
Advertisement . Scroll to see content

KARAKAS, iNews.id - Pemerintah Venezuela membentuk tim atau komisi khusus untuk membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores. Keduanya kini ditahan di penjara New York setelah ditangkap dalam serangan besar-besaran militer Amerika Serikat ke Ibu Kota Karakas pada Sabtu (3/1/2026).

Maduro dan Flores akan menghadapi dakwaan kejahatan narkoba dan senjata di pengadilan federal New York, Senin (5/1/2026). 

Menteri Informasi dan Komunikasi Venezuela Freddy Nanez mengatakan, komisi khusus bertugas untuk mencari jalan guna membebaskan Maduro dan Flores, menggunakan cara yang sah sesuai aturan internasional. 

"Hari ini, dalam rapat Dewan Menteri, penjabat presiden membentuk komisi tingkat tinggi untuk membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya," kata Nanez, dalam pernyataan di Telegram.

Komisi tersebut akan dipimpin pemimpin parlemen Ketua Majelis Nasional Jorge Rodriguez.

Maduro dan Flores ditangkap oleh pasukan elite AS Delta Force bersamaan dengan serangan besar-besaran ke Karakas pada Sabtu dini hari. Trump menuduh keduanya terlibat dalam bisnis narkoba yang dijual di AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut