Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemilu Israel: Partai-Partai Arab Catat Sejarah Raih 18 Kursi, Penentu Tamatnya Netanyahu?
Advertisement . Scroll to see content

Pemilu Israel: Raih 18 Kursi, Partai Arab Siap Gabung Oposisi Gulingkan Netanyahu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:36:00 WIB
Pemilu Israel: Raih 18 Kursi, Partai Arab Siap Gabung Oposisi Gulingkan Netanyahu
Mansour Abbas mengatakan siap berkoalisi dengan kubu oposisi demi membentuk pemerintahan Israel yang baru (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id -  Partai-partai Arab mencatat sejarah dalam pemilu Israel dengan meraih lonjakan kursi di parlemen Knesset, yakni 17 hingga 18 berdasarkan proyeksi exit poll. Padahal, pada pemilu parlemen Israel sebelumnya pada 2022, partai-partai Arab hanya memperoleh 10 kursi.

Dengan perolehan suara tersebut, partai-partai Arab bisa menjadi penentu pembentukan pemerintahan selanjutnya, menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Mansour Abbas, pemimpin Partai United Arab List, dikenal dengan Ra’am, mengatakan siap berkoalisi dengan kubu oposisi demi mengamankan 61 kursi parlemen Knesset sebagai syarat untuk membentuk pemerintahan baru.

“Saya berharap kita bisa mengubah pemerintahan ini dan jumlah kursinya mencapai 61, yakni gabungan antara blok oposisi dan Ra’am,” ujar Abbas, kepada stasiun televisi Israel, Channel 12, dikutip Rabu (28/10/2026).

“Dengan jumlah kursi yang kita miliki saat ini, tidak ada pemerintahan yang bisa terbentuk,” ujarnya, menegaskan.

Abbas menuturkan, tingginya tingkat partisipasi pemilih Arab mencerminkan keputusasaan dan frustrasi yang kini telah berubah menjadi harapan.

Saat ditanya mengenai penolakan para pemimpin partai oposisi, Naftali Bennett dan Avigdor Lieberman, untuk bekerja sama dengan partainya, Abbas mengatakan masalah tersebut akan dibahas setelah pemilu selesai.

Para pendukung parta Arab lainnya, Joint List, merayakan hasil tersebut di kantor pusat mereka di Nazareth, sambil meneriakkan slogan-slogan yang mengejek Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

Pemimpin Joint List, Yousef Jabareen, mengatakan, exit poll menunjukkan mereka telah mencapai tujuan untuk membangun kekuatan politik yang mampu membawa perubahan.

Stasiun televisis Channel 12 melaporkan tingkat partisipasi pemilih Arab mencapai 80 persen yang diproyeksikan memperoleh total 18 kursi di parlemen Knesset dari total 120 kursi. Sementara blok yang dipimpin kubu oposisis Gadi Eisenkot (pemimpin Partai Yashar) diperkirakan meraih 52-53 kursi, dan blok Netanyahu mendapat 50 kursi.

Komisi Pemilihan Umum Israel menyatakan, tingkat partisipasi pemilih secara keseluruhan mencapai 77,7 persen, angka tertinggi sejak 1999 atau meningkat 7,1 persen dibandingkan pemilu 2022.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut