Pemilu Sela AS, Jutaan Warga Datangi TPS Tentukan Nasib Pemerintahan Trump
WASHINGTON, iNews.id - Jutaan warga Amerika Serikat (AS) mendatangi tempat-tempat pemungutan suara (TPS), Selasa (3/11/2026), untuk memilih anggota Kongres AS, gubernur, serta kepala daerah lainnya, dalam pemilu paruh waktu.
Pemilu ini akan memengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintahan Presiden Donald Trump. Jika Partai Demokrat merebut kendali dua kamar, yakni DPR dan Senat, dari Partai Republik, agenda-agenda Trump terancam batal.
Pemungutan suara dimulai pukul 06.00 waktu setempat di New York, Connecticut, New Jersey, Virginia, serta sebagian wilayah Indiana dan Kentucky.
Selanjutnya, TPS dibuka pada pukul 06.30 waktu AS bagian timur di North Carolina, Ohio, dan West Virginia.
Gelombang besar pembukaan TPS terjadi pada pukul 07.00 di Delaware, District of Columbia (Washington DC), Georgia, Maryland, Massachusetts, Pennsylvania, sebagian besar Rhode Island, South Carolina, serta Florida dan Michigan.
Kemudian wilayah yang membuka TPS pukul 06.00 waktu AS bagian tengah adalah Illinois, Louisiana, Missouri, serta Indiana dan Kentucky.
TPS juga dibuka pukul 07.00 waktu bagian tengah di Alabama, Iowa, Minnesota, Mississippi, Oklahoma, dan Wisconsin, serta sebagian wilayah Florida, Kansas, Michigan, North Dakota, South Dakota, dan Texas.
Di Arizona, TPS dibuka pada pukul 06.00 waktu setempat, sementara di Maine, TPS di wilayah dengan populasi sekitar 500 jiwa, juga dibuka mulai pukul 08.00 waktu setempat.
Para pemilih di Arkansas mulai memberikan suara secara langsung pada pukul 07.30 waktu bagian tengah.
TPS dibuka pukul 07.00 di Colorado, Montana, New Mexico, Utah, Wyoming, serta sebagian wilayah South Dakota dan Texas. Di Nebraska, pemungutan suara dimulai di seluruh zona waktu negara bagian tersebut.
Pemungutan suara akan berlangsung sepanjang hari di berbagai zona waktu, dengan penutupan tempat pemungutan suara reguler yang pertama dijadwalkan pada pukul 18.00.
Sebanyak 435 kursi di DPR dan 35 kursi di Senat diperebutkan dalam pemilu ini, bersama jabatan gubernur di 36 negara bagian. Para pemilih juga akan menentukan anggota legislatif negara bagian dan pejabat daerah lainnya.
Beberapa negara bagian juga mengadakan referendum mengenai isu-isu kebijakan tertentu.
Saat ini, Partai Republik menguasai kedua kamar di Kongres, sementara Partai Demokrat berupaya untuk merebut kendali atas setidaknya satu kamar guna membatasi kemampuan Presiden Donald Trump dalam memajukan agenda legislatifnya.
Editor: Anton Suhartono