Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta
TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan, gelombang demonstrasi anti-pemerintah yang berujung kerusuhan di negaranya bukan aksi protes biasa, melainkan upaya kudeta.
Pernyataan keras itu disampaikan Khamenei saat berpidato di pusat Kota Teheran, Minggu (1/2/2026), di hadapan ribuan pendukungnya. Dalam pidato tersebut, Khamenei menuding demonstrasi yang menelan ribuan korban jiwa sebagai pemberontakan terorganisasi dengan tujuan menghancurkan struktur negara.
“Pemberontakan baru-baru ini mirip dengan kudeta. Tentu saja, kudeta itu telah ditumpas. Tujuan mereka adalah menghancurkan pusat-pusat penting dan efektif yang terlibat dalam menjalankan pemerintahan,” kata Khamenei, seperti dikutip dari Al Jazeera, Senin (2/2/2026).
Menurut dia, indikasi upaya kudeta terlihat dari rusaknya sejumlah fasilitas vital negara, termasuk kantor-kantor pemerintahan, bank, serta masjid.
Turki Sebut Israel Terus Bujuk Trump Serang Iran
Istilah “pemberontakan” kembali digunakan Khamenei kali ini, sebagaimana sebelumnya dia sematkan pada Gerakan Hijau 2009 dan aksi-aksi rusuh lain yang menentang pemerintah Iran.