Pemimpin Oposisi Israel Sebut PM Netanyahu Terus Berbohong soal Perang di Gaza
TEL AVIV, iNews.id - Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terus menerus berbohong soal perang di Gaza. Dia juga menyebut Netanyahu menghidari tanggung jawab padahal setiap hari ada saja tentara Zionis yang tewas di Gaza.
“Netanyahu melakukan apa yang sudah dia lakukan sepanjang hidupnya: menghasut, kebohongan, dan memicu kebencian,” kata Lapid, dalam pernyataannya di akun X, seperti dilaporkan Anadolu, Kamis (14/12/2023).
Saat tentara Israel terus menjadi korban di Gaza, lanjut Lapid, Netanyahu melawan kehendak Amerika Serikat (AS) soal pembentukan pemerintahan di Jalur Gaza pasca-perang. AS ingin Pemerintah Otoritas Palestina (PA) memegang kendali Gaza kelak.
“Netanyahu sekali lagi memicu perselisihan dengan AS, dengan saya, dan dengan (menteri kabinet perang) Benny Gantz dan Gadi Eisenkot,” tuturnya.
Hamas Tegaskan Akan Tetap Kuasai Gaza usai Perang dengan Israel
Netanyahu menolak saran AS untuk memberikan Gaza kepada PA. Dia ingin Israel langsung yang memegang kendali seperti dilakukan di daerah pendudukan Tepi Barat.
Politikus sayap kanan itu sejak awal menentang proposal damai dengan solusi dua negara di mana negara Israel dan Palestiha hidup berdampingan.
Biadab! Tentara Israel Berpesta setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober hingga 13 Desember sudah menyebabkan setidaknya 18.608 orang meninggal dan 50.594 lainnya terluka.
Sementara di pihak Israel 1.140 orang lebih tewas dan sekitar 139 sandera masih disandera di Gaza.
Hamas Bunuh 10 Tentara Israel dalam Perang di Gaza Utara dalam Sehari termasuk Perwira
Editor: Anton Suhartono