Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Hasil Pertemuan 3 Negara Pakta Pertahanan Makkah dengan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Desak AS Penuhi Tuntutan Iran untuk Akhiri Perang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 03:03:00 WIB
Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei Desak AS Penuhi Tuntutan Iran untuk Akhiri Perang
Mojtaba Khamenei menyerukan AS agar memenuhi tuntutan negaranya demi mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari (Foto: Student News Agency)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi IranMojtaba Khamenei menyerukan Amerika Serikat (AS) agar memenuhi tuntutan negaranya demi mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari. 

Khamenei menyampaikan pernyataan tersebut kepada kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei. Dia mendapat pengarahan dari Razaei mengenai perkembangan situasi keamanan terkait konflik melawan AS serta upaya yang sedang dilakukan.

Pada kesempatan itu, Mojtaba menegaskan perlunya melindungi hak dan kepentingan rakyat Iran.

Dia juga menyoroti pentingnya melindungi keamanan nasional dan regional melalui pengelolaan Selat Hormuz dan memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga berdasarkan kepentingan bersama.

Dia juga menyebut Dewan Keamanan Nasional Tertinggi sebagai badan pusat yang mengelola urusan negara, menekankan penguatan koordinasi antar-lembaga politik, ekonomi, budaya, dan keamanan.

Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik Iran-AS, di mana negara-negara di kawasan berupaya memfasilitasi negosiasi dan mengurangi ketegangan.

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, tiga negara Pakta Pertahanan Makkah juga telah mempertahankan kontak diplomatik dengan Iran membahas keamanan regional, termasuk diskusi yang bertujuan untuk meredakan ketegangan dan mendukung upaya menuju perdamaian yang langgeng.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut