Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Langka! Gerhana Matahari Total Hiasi Langit Eropa, Spanyol Jadi Titik Pengamatan Utama
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:04:00 WIB
Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari
Gerhana matahari total, Rabu (12/8), membuat Eropa gelap (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Gerhana matahari total, Rabu (12/8/2026), membuat Eropa gelap. Beberapa negara bahkan gelap total seperti Spanyol. Ini merupakan gerhana matahari total pertama di Eropa sejak puluhan tahun.

Warga berduyun-duyun menyaksikan dari puncak bukit, pantai, dan ruang terbuka lain pemandangan menakjubkan tersebut.

Posisi Bumi, Bulan, dan Matahari berada pada garis sejajar sempurna, peristiwa yang langka. Sinar matahari ke Bumi terhalang oleh Bulan.

Tak sedikit warga yang sengaja menyewa kamar hotel sangat mahal di lokasi-lokasi tertentu agar bisa berada di bagian dalam atau umbra, bayangan bulan. Ada pula warga melakukan perjalanan ke beberapa lokasi terpencil di Atlantik Utara.

Di sepanjang jalur gerhana, matahari tampak seperti cakram hitam terbungkus dalam korona, dikelilingi oleh planet dan bintang.

Gerhana bergerak melintasi Islandia, disertai dengan udara dingin dan kegelapan di musim panas.

Kota-kota di Spanyol yang biasanya sepi, menjadi penuh sesak. Kerumunan orang berkumpul di Castrillo de la Reina. 

"Sekarang, sekarang, sekarang!" teriak warga saling mengingatkan, saat gerhana mulai terlihat. 

Di London, Inggris, warga berkumpul di jalan-jalan dan taman untuk menyaksikan gerhana sebagian. 

“Keren sekali, Bulan,” kata seorang pengunjung di Primrose Hill, London.

Momen gerhana total membuat cahaya di siang hari menghilang disertai menghilangnya kehangatan dari udara. 

Bulan tampak memotong matahari dan kemudian, selama sekitar 1 jam. Bergerak di permukaan Matahari menghalangi secara total dalam waktu relatif singkat, paling lama 2 menit lebih sedikit.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut