Penampakan Rudal Israel Hancurkan Kantor Al Jazeera di Gaza
JAKARTA, iNews.id - Serangan udara Israel menghancurkan gedung perkantoran dan perumahan di Kota Gaza, Palestina. Salah satu korban kebrutalan pasukan zionis tersebut kantor media yang ditempati Al Jazeera
Ledakan api disusul asap hitam membubung saat rudal itu menghantam bangunan bertingkat, Sabtu (15/5/2021). Setelahnya debu-debu beterbangan. Selain Al Jazeera, perkantoran itu juga ditempati biro kantor berita Amerika Serikat Associate Press (AP).
“Saya telah bekerja di sini selama 11 tahun. Saya sudah meliput banyak acara dari gedung ini, pengalaman profesional yang kami jalani selama ini, dalam dua detik lenyap begitu saja,” kata Safwat al-Kahlout dari Al Jazeera.
Harry Fawcett, juga dari Al Jazeera, yang telah banyak melaporkan berita dari Kota Gaza, mengungkapkan kesedihan atas hancurnya tower itu.
Jokowi: Agresi Israel terhadap Palestina Harus Dihentikan
Serangan Israel telah memasuki hari keenam berturut-turut. Serangan itu termasuk yang menghantam kamp pengungsi yang menewaskan 10 orang: delapan anak dan dua perempuan.
Pada Sabtu ini warga Palestina kembali berkumpul di beberapa bagian Tepi Barat untuk memprotes pendudukan Israel. Demonstrasi solidaritas juga diadakan di seluruh dunia untuk memperingati Hari Nakba atau "The Catastrophe", ketika pembersihan etnis dari 750.000 warga Palestina oleh milisi Zionis untuk menciptakan negara Israel.
Laporan Al Jazeera, setidaknya 140 warga Palestina, termasuk 39 anak-anak, telah tewas di Jalur Gaza sejak Senin, sementara 950 lainnya terluka. Di Tepi Barat yang diduduki, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 13 warga Palestina. Konfrontasi antara polisi Israel dan demonstran Palestina berlanjut hingga malam di Yerusalem Timur.
Editor: Zen Teguh