Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : The Changcuters Tur Inggris April 2026, Hijrah ke London Jadi Kenyataan!
Advertisement . Scroll to see content

Peneliti Inggris Latih Anjing Pelacak untuk Mencium Bau Virus Corona

Kamis, 23 April 2020 - 12:06:00 WIB
Peneliti Inggris Latih Anjing Pelacak untuk Mencium Bau Virus Corona
Ilustrasi anjing pelacak. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id – Sekelompok peneliti di Inggris mencoba melatih anjing secara khusus untuk melihat apakah hewan itu dapat mencium bau virus corona (Covid-19) pada orang-orang yang terinfeksi. Para peneliti itu berasal dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Pengobatan Tropis London (LSHTM), Universitas Durham, dan Organisasi Anjing Pelacak Medis.

LSHTM menyatakan pada akhir bulan lalu bahwa mereka secara intensif melatih sejumlah anjing untuk mencium keberadaan virus Covid-19 pada manusia, bahkan yang pada pengidap yang asimptomatik (tanpa menunjukkan gejala). Lembaga itu juga mengklaim dapat menyiapkan hasil penelitian tersebut dalam enam minggu untuk membantu menyediakan diagnosis yang cepat dan noninvasif kepada pemerintah.

Para peneliti meyakini, anjing-anjing itu dapat melengkapi pengujian yang sedang berlangsung dengan menyaring virus secara akurat dan cepat, berpotensi melakukan triase hingga 250 orang per jam.

“Penelitian kami sebelumnya menunjukkan bahwa anjing dapat mendeteksi bau dari manusia dengan infeksi malaria dengan akurasi sangat tinggi, di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk keperluan diagnostik,” ujar Kepala Departemen Pengendalian Penyakit LSHTM, Profesor James Logan, dilansir Alarabiyah, Rabu (22/4/2020).

“Ini adalah hari-hari awal untuk (mencari metode baru) pendeteksian bau Covid-19. Kita tidak tahu apakah Covid-19 memiliki bau tertentu, tetapi kita tahu bahwa penyakit pernapasan lainnya mengubah bau tubuh kita sehingga ada kemungkinan itu terjadi. Dan jika berhasil, anjing akan dapat mendeteksinya. Alat diagnostik baru ini dapat merevolusi respons kita terhadap Covid-19,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut