Pengawal Raja Salman Ditembak Mati, Begini Sosoknya di Mata Warga Saudi
RIYADH, iNews.id - Publik Arab Saudi terkejut setelah mendengar meninggalnya Abdulaziz Al Fagham, pengawal pribadi Raja Salman akibat ditembak temannya, Mamdouh bin Meshaal Al Ali, Sabtu (28/9/2019) malam.
Betapa tidak, Abdulaziz selalu tampak di kamera foto maupun televisi, menempel ketat Raja Salman di kesempatan apa pun. Dia juga dikenal sebagai sosok yang loyal terhadap Penjaga Dua Masjid Suci Masjidil Haram dan Masjid Nabawi itu.
Pengabdian Abdulaziz tak sebatas pada Raja Salman saja, pria berpangkat Mayor Jenderal itu juga pernah menjadi pengawal pribadi Raja Abdullah. Raja Salman menggantikan Abdullah yang meninggal beberapa tahun silam.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap Abdulaziz, pada pertengahan 2017, Raja Salman mengeluarkan perintah Kerajaan yakni memberikan promosi luar biasa dengan menaikkan pangkat Abdulaziz menjadi Brigadir Jenderal.
Namun pengabdian Abdulaziz terhadap Kerajaan harus terhenti akibat timah panas yang dilesakkan rekannya sendiri. Tak disebutkan apa masalah pribadi yang memicu penembakan itu.
Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, saat itu Abdulaziz sedang berada di rumah temannya di Kota Jeddah. Di saat bersamaan datang Mamdouh bergabung.
Di tengah cengkrama, Abdulaziz terlibat cekcok dengan Mamdouh yang berujung pada penembakan. Mamdouh diketahui juga menembak dua orang lainnya di rumah itu, namun korban hanya mengalami luka.
Saat berusaha kabur dari rumah, Mamdouh ditembak mati polisi lainnya. Ada lima polisi yang ikut terluka ditembak selama proses penangkapan.
Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Uni Emira Arab menyampaikan duka cita atas berpulangnya Abdulaziz.
“Abdulaziz Al Fagham akan dikenang sebagai pahlawan dan patriot, mencintai negara dan rajanya. Seluruh warga Arab Saudi berduka dengan kepergiannya,” isi cuitan dubes, seperti dilaporkan kembali Gulf News, Minggu (29/9/2019).
Editor: Anton Suhartono