Penguasa Kuwait Emir Syekh Sabah Al-Ahmad Wafat di Usia 91 Tahun

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 29 September 2020 - 22:59:00 WIB
Penguasa Kuwait Emir Syekh Sabah Al-Ahmad Wafat di Usia 91 Tahun
Emir Kuwait, Syekh Sabah al-Ahmad al-Sabah. (Foto: AFP)

KUWAIT CITY, iNews.id – Emir Kuwait Syekh Sabah al-Ahmad al-Sabah wafat pada Selasa (29/9/2020) di usia 91 tahun. Kabar mangkatnya penguasa negeri kaya minyak itu diumumkan langsung oleh istana kerajaan setempat.

Semasa hidupnya, Syekh Sabah mendapatkan reputasi sebagai pemimpin yang lihai dan tak tergoyahkan yang membantu mengarahkan negaranya melewati invasi Irak pada 1990.

“Dengan kesedihan yang luar biasa, kami berduka atas wafatnya Syekh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah, emir dari Negara Kuwait,” kata Syekh Ali Jarrah al-Sabah, menteri yang bertanggung jawab atas urusan kerajaan, dalam pernyataan yang disiarkan televisi lokal, dikutip AFP, Selasa (29/9/2020).

Televisi pemerintah telah menghentikan program regulernya dan beralih ke siaran pembacaan ayat-ayat suci Alquran sebelum pengumuman kematian sang raja.

Emir Sabah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Amerika Serikat sejak Juli lalu setelah menjalani operasi di Kota Kuwait. Tidak ada perincian lebih lanjut mengenai penyakit ataupun perawatan yang dijalani penguasa Arab itu. Istana Kerajaan Kuwait juga tidak menjelaskan di mana dia meninggal.

Di bawah hukum Kuwait, dengan mangkatnya emir de facto, kekuasaan diberikan kepada putra mahkota, yakni saudara satu ayah lain ibu dari almarhum, Syekh Nawaf al-Ahmad al-Sabah yang kini berusia 83 tahun.

Syekh Nawaf, seorang negarawan senior yang telah memegang jabatan tinggi selama beberapa dekade termasuk Kementerian Pertahanan dan Kementerian Dalam Negeri, kini paling berpeluang untuk diangkat menjadi penguasa baru Kuwait.


Editor : Ahmad Islamy Jamil