Penyair Penentang Junta Militer Tewas usai Diinterogasi, Organ Dalam Hilang
NAYPYDAW, iNews.id - Seorang penyair Myanmar penentang junta militer bernama Khet Thi meninggal usai ditahan semalam. Organ dalam tubuh hilang.
Juru bicara junta tidak memberikan tanggapan atas peristiwa ini.
Sebelumnya, Khet Thi menulis kalimat 'Mereka menembak di kepala, tetapi mereka tidak tahu bahwa revolusi ada di dalam hati' di halaman Facebook miliknya.
Istri Khet Thi, Chaw Su mengatakan, mereka berdua dibawa untuk diinterogasi pada Sabtu (8/5/2021) oleh tentara bersenjata dan polisi di pusat Kota Shwebo, di wilayah Sagaing. Wilayah ini merupakan pusat perlawanan terhadap kudeta di mana pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi digulingkan.
"Saya diinterogasi. Begitu pula dia. Mereka bilang dia ada di pusat interogasi. Tapi dia tidak kembali, hanya tubuhnya," kata istri kepada BBC.