Penyanderaan 4 Jemaah Yahudi, Pelaku Tewas Baku Tembak dengan Polisi
NEW YORK, iNews.id - Pelaku penyanderaan di sebuah Sinagoge (tempat ibadah umat Yahudi) di Texas, Amerika Serikat (AS) tewas dalam baku tembak dengan polisi. Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi menangkap dua remaja yang diduga terkait dalam aksi penyanderaan.
Malik Faisal Akram (44) tewas dalam baku tembak dengan polisi saat menyandera sejumlah jemaah di Sinagoge Jemaat Beth Israel di Kota Colleyville, Texas, Sabtu (15/1/2022). Pelaku merupakan warga Inggris.
Sementara dalam penyelidikan lebih lanjut, dua remaja telah ditangkap di Manchester. Penangkapan kedua remaja ini disampaikan oleh polisi kontra-terorisme Inggris dalam sebuah pernyataan Minggu (16/1/2022) malam.
Penangkapan itu terjadi setelah Biro Investigasi Federal AS (FBI) mengidentifikasi identitas penyandera.
Matthew DeSarno, agen khusus yang bertanggung jawab atas Kantor Lapangan FBI di Dallas mengatakan, penculik itu bertindak sendiri tanpa ada orang lain yang terlibat dalam penyanderaan.
Empat orang, termasuk seorang rabi (pendeta yahudi) ditahan oleh pelaku yang memasuki sinagoge. Setelah negosiasi selama berjam-jam mengalami kebutuan, semua sandera dibebaskan. Sementara penculik tewas dalam insiden penembakan.
"Pertama, pikiran kami tetap bersama semua orang yang terkena dampak peristiwa mengerikan yang terjadi di Texas pada 15 Januari," kata Asisten Kepala Polisi, Dominic Scally untuk Kepolisian Kontra Teror North West dalam pernyataannya.
Dia menegaskan, tersangka yang tewas dalam insiden itu merupakan Malik Faisal Akram. Dia berasal dari daerah Blackburn di Lancashire.
Scally juga mengkonfirmasi Kepolisian Kontra Teror North West membantu penyelidikan yang dipimpin oleh otoritas AS.
Editor: Umaya Khusniah