Penyelidikan Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines Dirilis, Ini Hasilnya
ADDIS ABABA, iNews.id - Kementerian Perhubungan Ethiopia, Kamis (4/4/2019), merilis hasil penyelidikan awal jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 maskapai Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 penumpang dan kru.
Disebutkan, pilot sudah mengikuti standar prosedur yang direkomendasikan Boeing, namun tak mampu mengontrol penuh pesawat hingga jatuh.
Pesawat itu jatuh 6 menit setelah lepas landas dari bandara internasional Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya.
"Kru melakukan semua prosedur sebagaimana berulang kali direkomendasikan oleh pabrikan, namun tak mampu mengontrol pesawat," kata Menteri Perhubungan Dagmawit Moges, dikutip dari AFP.
Atas hasil ini, kementerian merekomendasikan agar Boeing meninjau kembali perangkat sistem kontrol penerbangan pesawat terhadap produknya.
Selain itu, dia juga mengimbau otoritas penerbangan untuk mengecek kembali bahwa peninjauan sistem kontrol penerbangan pesawat telah dilakukan secara baik oleh pabrikan sebelum pesawat digunakan kembali.
Seperti diketahui, seluruh maskapai internasional yang menggunakan 737 Max 8 mengandangkan armada mereka terkait kecelakaan Ethiopian Airlines. Ini merupakan insiden kedua dalam waktu 5 bulan setelah Lion Air yang jatuh di Laut Jawa pada Oktober 2018.
Dagmawit tidak membuat referensi khusus terkait sistem anti-stall otomatis yang juga berkontribusi dalam kecelakaan itu, namun dia menyebut adanya gerakan di mana hidung pesawat menukik ke bawah berulang kali.
Perangkat Maneuvering Characteristics Augmentation System (MCAS) dirancang secara otomatis menurunkan hidung pesawat jika mendeteksi stall atau pesawat kehilangan kecepatan untuk bisa naik.
Sementara itu CEO Ethiopian Airlines Tewolde GebreMariam mengaku bangga bahwa pilot sudah melakukan segala upaya untuk menghindari kecelakaan.
"Kami sangat bangga dengan kepatuhan pilot kami untuk mengikuti prosedur darurat, dan melakukan kinerja profesional tingkat tinggi dalam situasi sangat sulit," kata Tewolde, dalam pernyataan.
"Ethiopian Airlines masih berduka atas kehilangan orang-orang yang kami cintai, dan kami ingin menyampaikan rasa simpati dan belasungkawa mendalam kami kepada keluarga, kerabat, dan teman-teman para korban," ujarnya, yang selalu berulang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sejak kecelakaan terjadi.
Editor: Anton Suhartono