Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Advertisement . Scroll to see content

Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah

Minggu, 19 Juli 2026 - 03:00:00 WIB
Perang AS-Iran Makin Membara, AS Desak Warganya Tak Kunjungi Timur Tengah
Amerika Serikat memperbarui nasihat perjalanan kepada warganya ke Timur Tengah terkait meningkatnya ketegangan dengan Iran (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperbarui nasihat perjalanan kepada warganya ke Timur Tengah terkait meningkatnya ketegangan dengan Iran. Operasi militer terbaru terhadap Iran sepekan terakhir, dibalas oleh Iran dengan serangan terhadap pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Berdasarkan pengalaman dalam konflik sebelumnya, Iran juga menargetkan kepentingan non-militer AS di kawasan, bukan hanya fasilitas militer.

Departemen Luar Negeri (Deplu) AS memperbarui peringatan perjalanan untuk Timur Tengah, dengan alasan meningkatnya ketegangan. Deplu juga mendesak warga AS di kawasan untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Karena ketegangan yang tinggi di Timur Tengah, lingkungan keamanan tetap kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga," bunyi pernyataan Deplu AS, sebagaimana dibagikan Biro Urusan Konsuler di akun media sosial X, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Warga AS juga diminta memantau perkembangan berita terkini serta disarankan berkoordinasi erat dengan maskapai penerbangan jika melakukan perjalanan.

Selain itu Deplu AS mendesak warganya mempertimbangkan untuk bepergian menuju atau melalui Timur Tengah.

Militer Iran menargetkan tujuh negara Timur Tengah sebagai pembalasan atas serangan AS ke wilayahnya, termasuk yang terbaru Suriah dan Arab Saudi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut