Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan dan Afghanistan, bak Langit dan Bumi
JAKARTA, iNews.id - Pakistan dan Afghanistan terlibat konflik bersenjata skala besar sejak Kamis (26/2/2026). Kedua pihak saling serang, bahkan sudah mencapai jantung pemerintahan.
Konflik bersenjata kedua negara, terutama di perbatasan, sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Pada Oktober 2025, Pakistan melancarkan serangan ke Afghanistan yang menewaskan puluhan orang di perbatasan.
Pakistan berdalih menyerang target-target kelompok militan yang kerap berbuat ulah di wilayah Pakistan. Sementara itu Afghanistan menilai serangan tersebut merupakan bentuk pelanggaran kedaulatan.
Lantas, bagaimana kekuatan militer kedua negara? Berdasarkan data Global Firepower 2026, kekuatan militer Pakistan berada di peringkat ke-14 dunia, sedangkan Afghanistan 121 dari total 145 negara.
Heboh Pasukan Afghanistan Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Pakistan, Benarkah?
Sebagai catatan, pemerintahan Afghanistan yang saat ini berada di bawah kendali Taliban, belum memiliki kematangan militer secara infrastruktur. Sejak Taliban mengambil alih pemerintahan pada 2022, Afghanistan bisa dibilang masih terisolasi dari dunia, belum mendapat pengakuan secara internasional. Kondisi tersebut menyulitkan Afghanistan dalam mengembangkan kemampuan militernya.
Meski demikian, pasukan Afghanistan memiliki peralatan tempur peninggalan pasukan AS atau NATO yang hengkang dari negara itu pada 2022, termasuk helikopter.
Gawat! Pakistan Deklarasikan Perang Terbuka Melawan Afghanistan
Global Firepower mengungkap, anggaran militer Afghanistan sebesar 9,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp153 triliun, sedangkan Afghanistan hanya 145 juta dolar atau sekitar Rp2,4 triliun.
Dari jumlah personel militer, Pakistan memiliki 660.000 tentara aktif. Selain itu Pakistan juga memiliki 550.000 tentara cadangan dan 500.000 paramiliter.
Sedangkan Afghanistan memiliki 75.000 tentara aktif dan 90.000 paramiliter, tanpa tentara cadangan.
Masih berdasarkan data Global Firepower, Pakistan memiliki 1.397 pesawat militer, termasuk 331 jet tempur atau pesawat serbu lainnya serta 379 helikopter.
Sementara Afghanistan hanya memiliki lima pesawat militer, dengan perincian dua pesawat kargo dan tiga helikopter.