Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Tanker Rusia Diserbu dan Disita Amerika, Ini Tanggapan Keras Moskow
Advertisement . Scroll to see content

Perbandingan Rudal Pertahanan Patriot AS dan Iron Dome Israel, Unggul Mana?

Senin, 26 Desember 2022 - 11:14:00 WIB
Perbandingan Rudal Pertahanan Patriot AS dan Iron Dome Israel, Unggul Mana?
AS akan mengirim sistem pertahanan rudal Patriot (Foto: Army Technology)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rudal Patriot buatan Amerika Serikat (AS) belakangan menjadi perbincangan terkait perang Ukraina. Presiden Joe Biden pekan lalu mengumumkan paket bantuan terbaru untuk Ukraina sebesar 1,89 miliar dolar AS, termasuk rudal pertahanan Patriot. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky selama kunjungannya ke AS mengungkapkan rasa yakinnya, Patriot akan mempu mencegat lebih banyak serangan udara Rusia.

Setelah itu mantan penasihat keamanan Israel Jacob Nagel angkat bicara, mengapa negaranya menolak permintaan Ukraina untuk mengirim sistem pertahanan Iron Dome untuk melawan Rusia. Iron Dome menggunakan rudal bernama Tamir. Dia menjelaskan beberapa alasan, salah satunya menjaga hubungan dengan Rusia. 

Iron Dome merupakan sistem pertahanan anti-rudal atau anti-artileri Israel. Sistem pertahanan tersebut bekerja untuk menangkal ancaman dari udara yang mengancam penduduk. Artinya tak semua roket, artileri, atau rudal yang ditembakkan ke wilayahnya akan dicegat oleh rudal Tamir.

Melansir Middle East Eye, cara kerja Iron Dome sebenarnya mirip sistem pertahanan Patriot. Perbedaannya hanya pada jangkauan serta jenis objek yang dapat dihancurkan.

Rudal pertahanan Israel ini mampu medeteksi objek asing yang mengancam dari jarak 4 sampai 70 kilometer. Oleh karena itu Iron Dome khusus untuk mencegat ancaman jarak dekat di darat serta laut. 

Israel mengklaim Iron Dome bisa mencegat roket hingga 90 persen serangan udara ke wilayahnya. Satu uni sistem Iron Dome mampu mempertahankan area seluas hingga 150 kilometer persegi. 

Oleh karena rudal Tamir sangat mahal, sistem Iron Dome didesain bisa membedakan roket yang mengancam area berpopulasi dan tidak. Roket atau rudal yang diperkirakan akan jatuh ke area kosong atau terbuka akan dibiarkan saja.

Rudal Tamir memiliki panjang 3 meter dengan diameter 0,16 meter, berat 90 kilogram, dan mempunyai jangkauan hingga 40 km. 

Iron Dome bisa beroperasi pada siang hingga malam dan pada semua kondisi ekstrem. Satu unit Iron Drome diperkirakan mencapai 100 juta dolar AS. 

Sementara itu, rudal Patriot AS dapat menangkal serangan rudal dari luar. AS sudah menggunakan rudal ini saat invasi Irak. Rudal yang dikembangkan sejak 1963 ini dirancang melindungi pusat pemerintahan, industri besar, pangkalan militer, dari ancaman udara. Sistem secara bersamaan bisa mendeteksi serta mengidentifikasi lebih dari 100 target udara. 

Center for Strategic and Internasional Studies (CSIS) melaporkan, sistem pertahanan udara ini mencakup area seluas 68 km. Radarnya bisa melacak hingga 50 target serta dapat mengunci sampai lima target sekaligus. 

Namun rudal Patriot tak bisa menangkal serangan drone kecil atau rudal yang terbang rendah. Biaya pembelian untuk rudal Patriot terbilang mahal. Misalnya saja, Polandia harus mengeluarkan anggaran 4,6 miliar euro untuk satu unit rudal Patriot. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut