Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Prabowo-Ratu Máxima Bertukar Cendera Mata: Batik hingga Jersey untuk Bobby Kertanegara
Advertisement . Scroll to see content

Perdana Menteri Belanda Dick Schoof Mundur Setelah Koalisi Pemerintah Bubar

Rabu, 04 Juni 2025 - 07:26:00 WIB
Perdana Menteri Belanda Dick Schoof Mundur Setelah Koalisi Pemerintah Bubar
Perdana Menteri Belanda Dick Schoof mengumumkan pengunduran diri kabinet (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

AMSTERDAM, iNews.id - Perdana Menteri Belanda Dick Schoof mengumumkan pengunduran diri kabinet setelah koalisi pemerintah runtuh, Selasa (3/6/2025). Sebelumnya, pemimpin Partai Kebebasan (PVV) yang juga tokoh anti-Islam, Geert Wilders, menarik diri dari koalisi pemerintah.

"Dengan keluarnya Partai Kebebasan, tidak ada cukup dukungan di DPR (majelis rendah parlemen) bagi pemerintahan ini," kata Schoof, dikutip dari Reuters, Rabu (4/6/2025).

Schoof menambahkan dia juga akan meminta Raja Willem-Alexander untuk memaksa para menteri dari PVV mundur.

"Sisa pemerintahan akan terus bertugas sebagai pejabat sementara," ujarnya.

Sebelumnya, PVV menarik diri dari koalisi berkuasa di pemerintah di Belanda. Para politisi dari partai sayap kanan itu kesal karena tak mendapat dukungan untuk menerapkan pengetatan kebijakan imigran.

Partai-partai koalisi yakni Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD), Partai Kontrak Sosial Baru (NSC) dan Partai Gerakan Petani-Warga (BBB) ​​menentang inisiatif tersebut. Alasan PVV harus menghormati kesepakatan sebelumnya yang telah disetujui oleh para mitra koalisi.

Pemimpin NSC Nicolien van Vroonhoven menyarankan untuk mempertimbangkan opsi pembentukan koalisi minoritas.

"Ini bukan hal yang tidak diinginkan. Meskipun bukan cara termudah untuk berpolitik, tapi ini adalah cara untuk menjamin bahwa seluruh anggota parlemen akan terlibat dalam tugas," katanya.

Wilders pada 26 Mei lalu menyampaikan 20 poin rencana yang mengatur soal pengetatan aturan terhadap imigran, di antaranya penutupan perbatasan sepenuhnya bagi pencari suaka, pengerahan personel angkatan bersenjata untuk memastikan kendali di perbatasan, pelarangan reuni keluarga pengungsi, dan mempercepat pemulangan pengungsi Suriah.

Pada pertengahan Mei 2024, PVV, VVD, NSC dan BBB mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintahan baru dan memilih Dick Schoof, tokoh tidak tergabung dalam partai mana pun, sebagai Perdana Menteri Belanda. 

Pemilu berlangsung pada November 2023. PVV memenangkan 37 dari 150 kursi, namun gagal mengamankan suara mayoritas, yang berarti harus berkoalisi dengan partai lain agar bisa membentuk pemerintahan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut