Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Korsel Lee Jae Myung Sampaikan Belasungkawa Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon
Advertisement . Scroll to see content

Perdana Menteri Tonga Akilisi Pohivia Meninggal Dunia di Selandia Baru

Kamis, 12 September 2019 - 13:59:00 WIB
Perdana Menteri Tonga Akilisi Pohivia Meninggal Dunia di Selandia Baru
Akilisi Pohivia (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

AUCKLAND, iNews.id - Perdana Menteri Tonga Akilisi Pohiva meninggal dunia di rumah sakit Auckland, Selandia Baru, Kamis (12/9/2019) pagi waktu setempat.

Pohiva meninggal di usia 78 tahun setelah menderita sakit sejak lama. Pejuang demokrasi Tonga itu merupakan pemimpin tertua di negara Asia Pasifik.

Kantor perdana menteri menyatakan, Pohiva dibawa dari Tonga ke Selandia Baru pada Rabu (11/9/2019) untuk menjalani perawatan akibat pneumonia.

Sementara itu Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyampaikan belangsungkawa.

"Pohiva merupakan kepala negara tertua di Pasifik dan teman dekat bagi Selandia Baru. Dia akan dikenang karena komitmen dalam memperjuangkan demokrasi sepanjang hidupnya," kata Ardern, dikutip dari AFP.

Ucapan serupa disampaikan Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang menyebut kepergiannya sebagau kesedihan yang mendalam.

"Dia merupakan penasihat untuk rakyatnya yang bersemangat, untuk Tonga dan keluarga tercintanya di Pasifik," cuit Morrison.

Mantan guru sejarah itu mulai mendorong demokrasi pada pertengahan 1970-an ketika Tonga masih menerapkan sistem monarki absolut yang didominasi oleh keluarga kerajaan dan bangsawan.

"Untuk reformasi Tonga dan demokrasi, tidak ada cahaya lain yang menyala lebih terang dibandingkan orang ini. Dia tidak hanya menghadapi tuduhan pengkhianatan, tapi juga dilecehkan karena kepercayaannya. Dia naik menjadi perdana menteri dan membawa kesetaraan dalam budaya politik Tonga," kata Shane Jones, politikus Partai Utama Selandia Baru.

Pohiva terpilih sebagai anggota parlemen pada 1987 dan menjadi perdana menteri pada 2014.

Kariie politiknya tak berlangsung mulus. Raja Tupou VI memecat Pohiva pada 2017 dengan membubarkan parlemen serta menyerukan pemilihan umum. Namun lagi-lagi dia memenangkan pemilu untuk masa jabatan kedua.

Kesehatannya terus menurun sejak bulan lalu. Namun dia masih bertugas pada Agustus untuk menghadiri Forum Kepulauan Pasifik di Tuvalu.

Sementara itu untuk para pejabat Tonga mengatakan parlemen akan ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Untuk sementara, Wakil Perdana Menteri Semisi Sika mengambil alih sebagai penjabat perdana menteri.

Belum diketahui kapan mendiang akan dimakamkan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut