Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Sebut Pria Tewas di TPU Bekasi Dibunuh Teman Lama
Advertisement . Scroll to see content

Perempuan WNI Tewas Bersimbah Darah di Apartemen Petaling Jaya Malaysia, Diduga Dibunuh

Rabu, 31 Januari 2024 - 16:13:00 WIB
Perempuan WNI Tewas Bersimbah Darah di Apartemen Petaling Jaya Malaysia, Diduga Dibunuh
Seorang perempuan muda warga negara Indonesia (WNI), ditemukan tewas di sebuah apartemen di Desa Mentari, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. (Ilustrasi pembunuhan/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PETALING JAYA, iNews.id - Seorang perempuan muda warga negara Indonesia (WNI), ditemukan tewas di sebuah apartemen di Desa Mentari, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Mayat pekerja migran asal Jawa Timur (Jatim) yang diduga korban pembunuhan itu tergeletak bersimbah darah dekat tangga lantai lima blok 5. 

Kepala Kepolisian Daerah Petaling Jaya, Asisten Komisaris Mohamad Fakrudin Abdul Hamid mengatakan, polisi menerima laporan penemuan mayat perempuan, Senin (29/1/2024), pukul 06.30 waktu setempat. Mayat yang identitasnya belum disebutkan itu ditemukan warga setempat.

Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan berusia 20-an tahun. Polisi juga menemukan luka-luka di tubuhnya. Namun, polisi masih menunggu laporan dari tim forensik di Kepolisian Selangor untuk memastikan luka-luka di tubuh korban dan penyebab kematiannya.

"Sejauh ini kami belum menetapkan tersangka. Kami meminta siapa pun yang mungkin menyaksikan kejadian tersebut melapor kepada polisi untuk membantu penyelidikan," kata Mohamad Fakrudin Abdul Hamid, dikutip dari New Straits Times, Rabu (31/1/2024).

Polisi juga akan memeriksa rekaman CCTV dan meminta keterangan dari warga yang tinggal di sekitar apartemen lokasi penemuan mayat korban.


KBRI Sudah Hubungi Keluarga Korban

Sementara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur membenarkan perempuan yang ditemukan tewas di apartemen di Petaling Jaya, Selangor, tersebut WNI. Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur Yoshi Iskandar mengatakan, KBRI sudah menghubungi keluarga korban di Indonesia. 

KBRI akan menyampaikan proses autopsi jenazah korban yang diperlukan untuk mengetahui pasti penyebab kematian. Karena itu, jenazah korban belum dapat dipulangkan ke Indonesia.

"Polisi belum mengetahui motif di balik dugaan pembunuhan pekerja migran asal Jawa Timur itu," kata Yoshi, dikutip dari Antara.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut