Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Peringatan Pemimpin Iran Mojtaba kepada AS: Anda Tak Bisa Berlindung Lagi!

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:38:00 WIB
Peringatan Pemimpin Iran Mojtaba kepada AS: Anda Tak Bisa Berlindung Lagi!
Mojtaba Khamenei melontarkan peringatan keras, AS tak akan lagi memiliki tempat berlindung di Timur Tengah (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) dengan menyebut Washington tak akan lagi memiliki tempat berlindung aman di Timur Tengah.

Mojtaba menegaskan, seluruh pangkalan militer AS di kawasan kini berada dalam jangkauan rudal dan drone Iran.

Mojtaba juga memperingatkan negara-negara Arab di Timur Tengah tidak akan lagi bisa menjadi tameng bagi pangkalan militer AS. 

Pernyataan bernada ancaman itu disampaikan di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh antara Iran dan AS-Israel.

“(Negara-negara Timur Tengah) tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan Amerika,” kata Mojtaba Khamenei, dalam pernyataan yang dipublikasikan kantor berita IRNA, Rabu (27/5/2026).

Menurut Mojtaba, tak ada satu pun pangkalan militer AS di kawasan yang aman dari serangan rudal maupun drone Iran. Pernyataan tersebut memperlihatkan meningkatnya ketegangan di tengah proses mediasi internasional yang sedang berlangsung.

Pesan itu disampaikan Mojtaba bertepatan dengan peringatan puncak ibadah haji atau 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Dalam pidatonya, dia juga menyerukan negara-negara Muslim untuk memperkuat persatuan dan kerja sama regional.

“Saya dengan tulus mengundang semua negara dan pemerintah Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Selain menyerukan solidaritas dunia Islam, Mojtaba juga mendorong pembentukan tatanan regional dan global baru yang lebih mengutamakan kepentingan bersama negara-negara kawasan.

Pernyataan keras dari Teheran ini muncul di tengah mediasi yang dipimpin Pakistan guna mengakhiri perang AS-Israel versus Iran yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Meski gencatan senjata mulai berlaku sejak 8 April dan diperpanjang Presiden AS Donald Trump, situasi di kawasan masih sangat rentan memanas sewaktu-waktu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut