Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Berbendera UEA Meledak di Selat Hormuz, 3 ABK WNI Masih Dicari
Advertisement . Scroll to see content

Pertempuran Armenia-Azerbaijan Renggut 130 Nyawa, WNI Dipastikan Aman

Kamis, 01 Oktober 2020 - 20:26:00 WIB
Pertempuran Armenia-Azerbaijan Renggut 130 Nyawa, WNI Dipastikan Aman
Seorang warga di Ivanyan, Nagorno-Karabakh, menunjukkan roket tidak meledak yang ditembakkan dalam pertempuran Azerbaijan dengan separatis Armenia (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Azerbaijan maupun Armenia dalam kondisi aman, terkait pertempuran kedua pihak.

Perang antara pasukan Azerbaijan dengan separatis Armenia di Nagorno-Karabakh sejak Minggu (27/9/2020) menewaskan hampir 130 orang, termasuk warga sipil dari kedua pihak.

"Mengimbau WNI yang berada di Azerbaijan dan Armenia untuk selalu mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat dan selalu menjalin komunikasi dengan KBRI," demikian keterangan kemlu dalam cuitan, Kamis (1/10/2020).

Berdasarkan catatan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Baku, saat ini terdapat 130 orang WNI di Azerbaijan. Sementara berdasarkan catatan KBRI Kiev, Ukraina, ada dua WNI di Armenia.

"Kondisi WNI seluruhnya dalam keadaan aman," cuit kemlu.

Dalam cuitan sebelumnya, Indonesia mendesak kedua negara pecahan Uni Soviet itu untuk menghentikan kontak senjata.

"Indonesia prihatin atas eskalasi konflik bersenjata antara Azerbaijan dan Armenia di wilayah Nagorno-Karabakh," demikian pernyataan Kemlu di Twitter.

Dilanjutkan, kedua pihak diminta menahan diri serta melakukan gencatan senjata, mengedepankan dialog, serta menyelesaikan konflik secara damai sesuai hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB yang ada.

"Indonesia juga menyerukan agar kedua pihak kembali ke meja perundingan Minsk Process yang difasilitasi oleh Organisasi Kerja Sama Keamanan Eropa (OCSE).

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut