Pertemuan Tsai Ing-wen dan Kevin McCarthy Berlangsung di Bawah Ancaman China, Ini yang Dibahas
SIMI VALLEY, iNews.id - Pertemuan antara Presiden Tsai Ing-wen dengan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Kevin McCarthy membahas tentang perlunya percepatan pengiriman senjata ke Taiwan. Senjata-senjata itu akan digunakan untuk menghadapi meningkatnya ancaman China.
"Kita harus melanjutkan penjualan senjata ke Taiwan dan memastikan penjualan tersebut sampai ke Taiwan tepat waktu," kata McCarthy dalam pertemuan keduanya di Perpustakaan Kepresidenan Ronald Reagan di Simi Valley, California, Rabu (5/4/2023).
Sementara itu, anggota Kongres dari Partai Demokrat, Pete Aguilar mengaku menantikan lebih banyak pertemuan seperti itu di masa depan. Seorang anggota parlemen dari Partai Republik, Mike Gallagher menanggapi keberatan China atas pertemuan tersebut.
"Jika pemimpin terpilih dari salah satu mitra demokrasi terpenting kita tidak dapat bertemu dengan para pemimpin Amerika di tanah Amerika, maka kita hanya memberi makan buaya yang pada akhirnya akan memakan kita," katanya.
Tegang, China Patroli Militer Jelang Pertemuan Presiden Taiwan dengan Ketua DPR AS
Dia bahkan menegaskan, ingin mencari cara untuk membawa rudal Harpoon ke Taiwan lebih cepat dari yang dijadwalkan untuk dikirim ke Arab Saudi.
Pertemuan antara Tsai dan McCarthy tetap terjadi meskipun ada ancaman dari China.
Ketua DPR AS Bakal Bertemu Presiden Taiwan, Begini Peringatan Keras China
Dalam pertemuan itu, Tsai berterima kasih kepada Kongres AS karena mendukung Taiwan ketika demokrasi mereka berada di bawah ancaman China. Tsai mengutip pernyataan mantan Presiden AS, Ronald Reagan saat berbicara kepada McCarthy dan anggota parlemen dari Partai Republik dan Demokrat lainnya tentang keyakinannya bahwa untuk menjaga perdamaian, kita harus kuat.
"Saya ingin menambahkan, kita lebih kuat ketika kita bersama," kata Tsai berdiri berdampingan dengan McCarthy di atrium depan pesawat Boeing biru dan putih yang diterbangkan Reagan sebagai presiden pada 1980-an.
10 Pesawat Militer China Lintasi Garis Tengah Perbatasan, Taiwan Siaga
Di luar gedung, tepatnya di tempat parkir Perpustakaan Reagan, sejumlah orang mengibarkan bendera Taiwan dan spanduk pro-Taiwan dan Hong Kong. Mereka meneriakkan 'Jiayou Taiwan' atau 'Go Taiwan'. Aksi itu mereka lakukan menjelang kedatangan Tsai dan McCarthy.
Semenatara itu, sebuah pesawat kecil terbang di atas perpustakaan sambil mengibarkan spanduk pro-Beijing bertuliskan 'Satu China! Taiwan adalah bagian dari China!'
Presiden Tsai Ing Wen ke AS, 9 Pesawat Militer China Lintasi Garis Batas Taiwan
Editor: Umaya Khusniah