Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Eki Cahyadi Kembali Viral, Pengamen asal Indonesia Jadi Juara Ajang Musik di Italia
Advertisement . Scroll to see content

Pesan Malam Natal, Paus Fransiskus Minta Umat Kristiani Membantu Sesama dan Renungkan Ketidakadilan

Jumat, 25 Desember 2020 - 06:42:00 WIB
Pesan Malam Natal, Paus Fransiskus Minta Umat Kristiani Membantu Sesama dan Renungkan Ketidakadilan
Paus Fransiskus menyampaikan pesan Natal, umat Kristiani harus merasa berkewajiban membantu sesama (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

VATICAN CITY, iNews.id - Paus Fransiskus merayakan Misa Malam Natal sederhana di tengah pandemi virus corona, Kamis (25/12/2020) malam. Dalam pesan Natal, Paus mengatakan orang harus merasa wajib membantu sesama.

Paus Fransiskus mengatakan, Natal harus membuat setiap orang merenungkan ketidakadilan terhadap begitu banyak saudara dan saudari, ketimbang mengejar keinginan tak berujung untuk memiliki sesuatu serta memenuhi kesenangan sesaat.

Misa diadakan di halaman belakang Basilika Santo Petrus dihadiri kurang dari 100 jemaat serta sejumlah kecil kardinal dan uskup. 

Biasanya acara diadakan di bagian utama basilika dan dihadiri hingga 10.000 orang, termasuk korps diplomatik dari hampir 200 negara.

Semua yang mengikuti Misa, kecuali Paus dan paduan suara, mengenakan masker. Acara juga dimulai 2 jam lebih awal dari biasanya, sehingga jemaat bisa tiba kembali di rumah pukul 22.00 waktu setempat.

Pada Jumat (25/12/2020), Paus Fransiskus akan membacakan pesan 'Urbi et Orbi' atau Ke Kota dan Dunia dari aula dalam Vatikan, bukan dari balkon utama Lapangan Santo Petrus seperti biasanya dilakukan.

Italia menerapkan lockdown nasional pada sebagian besar liburan Natal dan Tahun Baru. Toko-toko non-esensial tutup antara 24-27 Desember, 31 Desember-1 Januari, serta 3, 5, dan 6 Januari 2021. 

Pada hari-hari tersebut, warga hanya diperbolehkan melakukan perjalanan untuk bekerja, memenuhi kebutuhan kesehatan, atau kepentingan darurat.

Pembatasan tersebut membuat warga tidak bisa pergi ke Lapangan Santo Petrus atau Basilika. Semua acara kepausan antara 24 Desember 2020 hingga 6 Januari 2021 berlangsung di dalam ruangan, dihadiri hanya sedikit atau bahkan tanpa jemaat, namun disiarkan langsung melalui televisi dan internet.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut