Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Militer Kolombia Jatuh usai Lepas Landas, 66 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat Angkut 47 Orang Masuk Danau saat Mendarat, Ini Kisah Penumpang

Jumat, 28 September 2018 - 14:24:00 WIB
Pesawat Angkut 47 Orang Masuk Danau saat Mendarat, Ini Kisah Penumpang
Pesawat Air Niugini masuk danau saat mendarat (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

PORT MORESBY, iNews.id - Pesawat Air Niugini masuk ke Danau Chuuk, saat mendarat di bandara Weno, Mikronesia, Papua Nugini, Jumat (28/9/2018) sekitar pukul 09.30 waktu setempat.

Sebanyak 36 penumpang dan 11 kru pesawat 737-800 berhasil diselamatkan meskipun mereka harus berenang sebentar, sebelum diselamatkan warga sekitar menggunakan perahu.

Maskapai menyatakan pesawat mendarat dan melaju melebihi landasan pacu hingga masuk danau. Sebagian badan pesawat tenggelam.

Seorang penumpang yang juga jurnalis surat kabar Kaselehlie Press, Bill Jaynes, mengaku tidak mengetahui pesawatnya mengalami kecelakaan sampai melihat air masuk kabin.

"Ini benar-benar nyata. Saya pikir kami mengalami pendaratan keras sampai saya melihat sebuah lubang di samping pesawat dan air masuk. Saya pikir ini tidak seharusnya terjadi," ujarnya, kepada radio Bible Baptist, setelah ke luar dari rumah sakit.

Dia juga memuji kesigapan warga setempat dalam menolong para penumpang dan kru.

"Mereka langsung datang menggunakan perahu. Mereka luar biasa dan saya sangat terkesan," katanya.

Sementara itu, maskapai memastikan semua penumpang dan kru selamat dalam insiden tersebut. "Air Niugini mengonfirmasi bahwa semua penumpang dan kru berhasil dievakuasi dengan selamat dari pesawat," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP.

Kecelakaan terjadi saat pesawat transit dalam penerbangan dari ibu kota Mikronesia, Pohnpei, menuju ibu kota Port Moresby.

Maskapai tak menjelaskan mengapa pesawat bisa mendarat melebihi landasan pacu. Namun dijelaskan cuaca di bandara sangat buruk dengan hujan lebat dan jarak pandang yang pendek.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut