Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Politisi Muslimah Aisha Wahab Rebut Kursi DPR AS, Kalahkan Calon Didukung Lobi Israel
Advertisement . Scroll to see content

Pesawat Bawa Personel Militer AS Jatuh di Alaska, 8 Orang Tewas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:16:00 WIB
Pesawat Bawa Personel Militer AS Jatuh di Alaska, 8 Orang Tewas
Ilustrasi pesawat carter membawa tenaga kontrak sipil serta personel militer Amerika Serikat (AS) jatuh di Alaska, Kamis (20/8) waktu setempat (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Pesawat carter membawa tenaga kontrak sipil serta personel militer Amerika Serikat (AU AS) jatuh di Alaska, Kamis (20/8/2026) waktu setempat. Akibatnya, seluruh orang yang berada di dalam pesawat, berjumlah delapan orang, tewas.

Otoritas penerbangan federal AS FAA menyatakan, pesawat Cessna 441 itu jatuh di dekat tujuan pendaratan, yakni Cape Newenham, pada siang hari, setelah lepas landas dari Anchorage, berjarak sekitar 724 km.

Penyebab kecelakaan pesawat tersebut belum diketahui. Para korban adalah dua pilot dan enam pemunpang. Dua di antaranya adalah personel berasal dari Korps Engineer Angkatan Bersenjata AS.

FAA dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) akan menyelidiki insiden tersebut.

Hanya pesawat militer dan pesawat carter yang disetujui diizinkan mendarat di fasilitas Cape Newenham.

"Ini adalah kehilangan yang sangat memukul bagi keluarga besar militer dan masyarakat yang kami layani," ujar Komandan Komando Alaska, Letnan Jenderal Angkatan Udara Robert Davis, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (22/8/2026).

"Mereka adalah para profesional berdedikasi yang menjalankan misi vital di lingkungan dengan kondisi berat," ujarnya, menambahkan.

Para korban diketahui bertugas di fasilitas radar AU AS yang berlokasi di daerah terpencil Alaska. Fasilitas tersebut merupakan peninggalan Uni Soviet yang berdiri sejak 1950-an. Kini fasilitas itu difungsikan militer AS untuk memantau ancaman udara dari Rusia, China, dan Korea Utara.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut