Pesawat Dicuri Karyawan Maskapai di Bandara Seattle Tinggal Serpihan
SEATTLE, iNews.id - Pesawat Horizon Air yang dicuri oleh karyawan maskapai dari Bandara Internasional Tacoma, Seattle, Amerika Serikat, pada Jumat (10/8/2018) malam, hancur tak berbentuk setelah jatuh di Pulau Ketron, Negara Bagian Washington.
Pesawat Bombardier Dash 8 Q400 itu dicuri oleh karyawan Horizon Air bernama Richard Russell lalu diterbangkan selama sekitar 30 menit sebelum jatuh.
Dua jet tempur militer AS F15 sempat membuntuti pesawat curian itu, namun tak mengambil tindakan apa pun. Otoritas memastikan pesawat yang tak mengangkut penumpang itu jatuh sendiri, tidak ditembak oleh F15.
Sempat muncul spekulasi dari pejabat pemerintan kota setempat, aksi ini sebagai tindakan terorisme. Pesawat dicuri lalu ditabrakkan ke obyek tertentu. Namun kepolisian membantah anggapan itu dan menganggap Russell melakukan ini sebagai aksi bunuh diri.
Karyawan Maskapai Curi Pesawat di Bandara Seattle, Aksi Bunuh Diri
Selain itu, dipastikan tidak ada pihak lain yang terlibat. Berdasarkan rekaman percakapan antara Russell dan petugas air traffic control (ATC) juga diketahui bahwa pelaku seperti orang yang tertekan atau sedang mengalami masalah berat.
Kepala Badan Nasional Keselamatan Transportasi AS (NTSB) Wilayah Pasifik Barat, Debra Eckrote, mengatakan, pesawat menghantam deretan pepohonan setinggi 30 meter sehingga pesawat hancur berkeping-keping. Bahkan serpihan pesawat bisa diangkat oleh tangan. Hanya temuan satu potongan besar yang menunjukkan bahwa lokasi tersebut ditimpa pesawat.
Sebelum Jatuh, Pesawat Curian di Bandara Seattle Dikejar Jet Tempur AS
"Anda bahkan tidak dapat menyebutkan bahwa itu serpihan pesawat kecuaki menemukan potingan besar seperti bagian sayap," kata Eckrote, dikutip dari AFP, Senin (13/8/2018).
NTSB menyelidiki kecelakaan ini dengan menganalisis hasil rekam data penerbangan. Hasilnya paling cepat baru diketahui pekan depan.
Russell melakukan beberapa putaran bak akrobatik sebelum pesawat berbaling-baling ganda itu jatuh dan meledak. Dalam percakapan dengan ATC, Russell mengungkapkan dia ingin melakukan loop serta berputar seperti pesawat tempur.
Rekan-rekan pelaku menyebutkan, Russell sosok yang pendiam dan sangat bersahabat. Namun mereka tak mengetahui mengapa pria yang akrab disapa Beebo itu nekat mencuri pesawat.
Keluarga pria berusia 29 tahun itu menyatakan syok atas kejadian ini.
"Ini mungkin terlihat sulit bagi siapa yang menyaksikan di rumah untuk percaya. tapi Beebo orang yang hangat dan penih kasih," demikian pernyataan keluarga.
"Dia merupakan seorang suami yang setia, putra yang penuh kasih, dan seorang teman yang baik."
Russell bekerja di Horizon Air sejak 2015. Dia bekerja di bagian derek pesawat, kargo dan bagasi, serta membersihkan pesawat.
Editor: Anton Suhartono