Pidato Tahun Baru Terakhir Kaisar Akihito Disambut Air Mata
TOKYO, iNews.id - Kaisar Akihito menyampaikan pidato Tahun Baru terakhir, Rabu (2/1/2019), di Istana Kekaisaran di Tokyo, Jepang, sebelum turun takhta pada 30 April mendatang.
Sekitar 72.000 warga menghadiri pidato yang disampaikan dari balkon istana. Sudah tradisi, setiap kaisar menyampaikan pidato di awal tahun dan ini menjadi kesempatan terakhir pria 85 tahun itu sebelum digantikan penerusnya, Putra Mahkota Pangeran Naruhito.
Dalam pidatonya yang didampingi Permaisuri Michiko dan anggota keluarga kekaisaran lain, Akihito mendoakan agar tahun ini dilewati dengan kedamaian.
"Saya dengan senang hati merayakan Tahun Baru bersama Anda di bawah langit yang cerah," katanya, disambut dengan kibaran bendera Jepang serta teriakan 'Banzai' atau 'Panjang Umur' dari warga.
"Saya berdoa untuk perdamaian dan kebahagiaan warga di negara kita dan dunia," ujarnya lagi.
(Kaisar Akihito menyampaikan pidato Tahun Baru di hadapan 72.000 warga/Foto: AFP)
Selain menyampaikan salam Tahun Baru, dia akan muncuk ke publik sampai lima kali pada hari ini untuk menyapa warga.
Beberapa warga berteriak 'terima kasih' dan menyanyikan lagu kebangsaan saat Akihito melambaikan tangan usai berpidato. Tak sedikit pula dari mereka yang meneteskan air mata.
Pria yang menjabat kaisar sejak 1989 menggantikan ayahnya Hirohito yang meninggal itu, membuat gempar setelah pada 2016 mengumumkan ingin mundur dengan alasan kondisi kesehatan.
Hal yang tak biasa karena posisi kaisar biasanya dijabat sampai akhir hayat. Kondisi ini terakhir terjadi sekitar 300 tahun lalu. Meski demikian, parlemen Jepang menerima pengunduran diri Akihito.
Pangeran Naruhito akan dilantik sebagai kaisar pada 1 Mei atau sehari setelah Akihito turun takhta.
Editor: Anton Suhartono