Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Advertisement . Scroll to see content

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:40:00 WIB
PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!
Benjamin Netanyahu menegaskan perang melawan Iran belum berakhir (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu menegaskan perang melawan Iran belum berakhir. Pernyataan itu disampaikan di tengah pecahnya kembali konflik Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

“Perang belum berakhir. Ada tantangan baru,” kata Netanyahu, saat menghadiri kelulusan Akademi Angkatan Udara Israel, di Pangkalan Udara Hatzerim, seperti dilaporkan surat kabar Yedioth Ahronoth.

Dia menegaskan mempertahankan superioritas udara merupakan doktrin keamanan nasional Israel.

Di kesempatan yang sama, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir juga mengatakan, kampanye militer melawan Iran belum berakhir.

“Rencana-rencana baru sedang disusun. Operasi-operasi besar diperkirakan masih akan terjadi di masa mendatang. Bersiaplah!” katanya.

AS dan Iran kembali saling serang sejak Selasa (7/7/2026), dipicu penembakan Iran terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz.

Kedua negara menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad pada 17 Juni lalu yang mengakhiri perang sejak 28 Februari. Namun Presiden AS Donald Trump pada Rabu lalu mengatakan, MoU sudah tidak berlaku lagi. 

Sejak itu AS dan Iran terlibat saling serang. Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan serangan militernya 3 hari terakhir menargetkan lebih dari 90 sasaran militer Iran.

Sementara itu Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania. IRGC mengancam akan memperluas serangan ke pangkalan militer AS di negara lain, jika negaranya terus diserang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut