PM Thailand Prayut Tolak Mundur, Massa Pro-Demokrasi Demo Lagi

Anton Suhartono ยท Minggu, 25 Oktober 2020 - 12:31:00 WIB
PM Thailand Prayut Tolak Mundur, Massa Pro-Demokrasi Demo Lagi
PM Thailand Prayut Chan O Cha menolak seruan mundur dari aktivis prodemokrasi (Foto: AFP)

BANGKOK, iNews.id - Gerakan pro-demokrasi Thailand berjanji kembali turun ke jalan, Minggu (25/10/2020), setelah batas waktu yang mereka berikan bagi Perdana Menteri Prayut Chan O Cha untuk mundur yakni Sabtu pukul 22.00 waktu setempat, ditolak.

Para aktivis menilai jabatan perdana menteri yang didapat Prayut dalam pemilu tahun lalu tidak sah karena banyak kecacatan. Pada Rabu lalu massa memberikan waktu kepada mantan pemimpin militer itu untuk mundur dalam waktu 3 hari.

Aktivis Jatupat 'Pai' Boonpattararaksa mengatakan, pengunjuk rasa akan memenuhi persimpangan utama Bangkok pada Minggu sore apa pun yang terjadi.

"Kami sudah mendengar jawaban dari perdana menteri terkait tuntutan ini. Kami akan memprotes Prayut di Ratchaprasong pukul 16.00," kata Pai, dikutip dari AFP.

Prayut tetap teguh pada jabatanya. Pada Sabtu dia menghadiri doa di kuil Budha bersejarah Bangkok dengan mengatakan semua masalah dapat diselesaikan melalui kompromi.

"Pemerintah punya niat yang jelas untuk menyelesaikan masalah selama itu sesuai garis hukum," katanya, seraya menegaskan tidak akan mengundurkan diri.

Selain menuntut mundur PM Prayut, massa juga menyerukan reformasi monarki yakni mengubah undang-undang terkait pencemaran nama baik raja.

Sebagian massa yang menamakan diri Gerakan Rakyat akan melakukan long march ke Kedutaan Besar Jerman di Bangkok pada Senin sore. Seperti diketahui Raja Maha Vajiralongkornlama menghabiskan waktu liburan di Jerman.

Editor : Anton Suhartono