PM Trudeau Janji Perketat Aturan soal Senjata Api di Kanada
OTTAWA, iNews.id - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berjanji jika dirinya terpilih kembali dalam pemilu Oktober mendatang, dia akan membuat langkah-langkah untuk memperketat kepemilikan senjata api. Hal itu dia sampaikan menyusul serangkaian penembakan yang terjadi di Toronto.
Saat ini, jumlah korban penembakan yang terjadi di kota terbesar Kanada mencapai 267 orang. Angka tersebut naik dari 248 pada periode yang sama tahun lalu.
"Penembakan baru-baru ini menggarisbawahi perlunya kebijakan senjata api yang masuk akal," kata Trudeau, saat konferensi pers bersama Wali Kota Toronto John Tory, seperti dilaporkan AFP, Rabu (14/8/2019).
"Kita perlu tindakan. Tapi Wali Kota Tory dan saya setuju bahwa kita tidak bisa begitu saja keluar dari masalah ini."
Sebagian besar penembakan di Kanada dipicu aksi kekerasan dan kepemilikan senjata ilegal.
Pemerintahan Trudeau telah melakukan beberapa upaya untuk memerangi kejahatan senjata api, antara lain memperketat pemeriksaan latar belakang, persyaratan adiministrasi bagi penjual senjata, dan langkah-langkah lain guna membendung penyelundupan senjata.
"Kami menyadari bahwa terlalu banyak keluarga di Toronto yang mengalami tragedi musim panas ini akibat kekerasan (senjata)," katanya.
"Kami tahu ada banyak yang harus dilakukan," ujar Trudeau.
"Itulah sebabnya kami berharap mengajukan rencana yang akan terus berdampak dalam mengendalikan senjata dan menjaga komunitas lebih aman dan itulah yang akan kami teruskan dengan mandat yang lebih kuat."
Editor: Nathania Riris Michico