Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Menlu Israel Bantah Negaranya Akan Usir Seluruh Warga Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik

Sabtu, 12 September 2026 - 06:47:00 WIB
Prancis dan Kanada Ikut Tekan Israel, Netanyahu Siapkan Balasan Diplomatik
Pemerintah Israel bersiap mengambil langkah balasan setelah sejumlah negara Barat meningkatkan tekanan terhadap pemukiman Israel di Tepi Barat (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Pemerintah Israel bersiap mengambil langkah balasan setelah sejumlah negara Barat meningkatkan tekanan terhadap pemukiman Israel di Tepi Barat. Prancis dan Kanada disebut akan mengikuti Inggris dengan melarang impor barang dari pemukiman tersebut.

Tekanan dari Inggris, Prancis, dan Kanada membuat pemerintah Israel bersiap merespons negara-negara yang mengambil kebijakan serupa. Pemerintah Israel menggelar rapat pada 9 September untuk membahas langkah balasan.

Sebelumnya, Inggris menjatuhkan sanksi terhadap para pemukim ilegal Yahudi di Tepi Barat yang melakukan kekerasan terhadap warga Palestina. Kebijakan tersebut memicu kemarahan Israel.

Sebagai respons, Israel memerintahkan konsulat Inggris di Yerusalem Timur untuk ditutup. Para diplomat dan staf konsulat tersebut diberi waktu 30 hari untuk meninggalkan lokasi.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel Gideon Saar mengatakan, konsulat Inggris di Yerusalem Timur harus ditutup sebagai respons atas sanksi yang diberlakukan London terhadap pemukiman Israel di Tepi Barat.

Namun, tindakan Israel tidak berhenti pada konsulat Inggris. Dua sumber pejabat Israel mengatakan kepada Reuters, perwakilan Inggris untuk misi koordinasi Gaza yang dipimpin AS-Israel serta para diplomat yang berkantor di Ramallah, Tepi Barat, juga diperintahkan meninggalkan Israel dalam waktu 7 hari.

Situasi tersebut menunjukkan meningkatnya ketegangan diplomatik antara Israel dan negara-negara Barat terkait kebijakan pemukiman di Tepi Barat.

Selain Inggris, Prancis dan Kanada juga akan melarang impor barang dari pemukiman Israel di wilayah tersebut. Langkah itu berpotensi menambah tekanan ekonomi dan diplomatik terhadap pemerintah Israel.

Prancis dan Swedia juga disebut mendukung tindakan Inggris. Kedua negara tersebut memiliki konsulat di Yerusalem yang terakreditasi untuk Otoritas Palestina.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut