Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Ini Positif Covid-19 untuk Kedua Kali, Sakit Tenggorokan dan Demam

Jumat, 07 Januari 2022 - 10:53:00 WIB
Presiden Ini Positif Covid-19 untuk Kedua Kali, Sakit Tenggorokan dan Demam
Presiden Pakistan Arif Alvi. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

ISLAMABAD, iNews.id - Presiden Pakistan, Arif Alvi dinyatakan positif Covid-19 pada Kamis (6/1/2021). Ini merupakan kali kedua dia dinyatakan positif Covid-19. 

"Saya sudah tes dan hasilnya positif Covid lagi," cuitnya. 

Dia mengaku sakit tenggorokan sejak 4-5 hari sebelumnya. Namun dia merasa kondisinya semakin baik. 
 
"Merasa demam ringan selama beberapa jam dua malam yang lalu. Tidak ada gejala lain," tweet Presiden Alvi.

Dia mengimbau masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan untuk membendung penyebaran virus.

Pada Maret tahun lalu, Presiden Alvi juga dinyatakan positif Covid-19. Namun kemudian dia dinyatkan sembuh. 

Sebelum Presiden Alvi, tahun lalu Perdana Menteri Imran Khan juga dinyatakan positif terpapar virus tersebut.

Pihak berwenang Pakistan khawatir tentang gelombang virus kelima. Jumlah kasus baru telah bertambah dalam beberapa hari terakhir.

Selama 24 jam terakhir tepatnya Rabu (5/1/2021), negara itu melaporkan 1.085 kasus baru. Total kasus Covid-19 negara itu menjadi lebih dari 1,29 juta. Sebanyak 28.955 kasus kematian juga terjadi di Pakistan. 

Jumlah harian telah meningkat sejak 29 Desember karena angka baru berada di level tertinggi sejak 14 Oktober.

Asad Umar, menteri yang mengepalai respons Covid-19 Pakistan, mengatakan pihak berwenang memiliki bukti jelas tentang gelombang virus baru.

Dia mengatakan lonjakan "telah diperkirakan selama beberapa minggu terakhir" dan bahwa sekuensing genom menunjukkan "proporsi kasus omicron yang meningkat," terutama di Karachi, kota terbesar dan pusat komersial hampir 20 juta orang.

Pakistan, negara berpenduduk lebih dari 220 juta, telah memberikan dosis vaksin pertama kepada sekitar 98 juta hingga saat ini.  Sementara lebih dari 72 juta orang telah divaksinasi penuh.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut