Presiden Iran Peringatkan AS: Kami Tak Ingin Perang, tapi...
TEHERAN, iNews.id - Presiden IranMasoud Pezeshkian menegaskan negaranya tak menginginkan perang. Meski demikian, militer Iran selalu siap menghadapi segala kemungkinan.
Dalam komentar pertamanya pasca-serangan militer Amerika Serikat (AS) ke Pulau Larak, Selat Hormuz, Pezeshkian menegaskan Iran tidak akan pernah tinggal diam menghadapi agresi apa pun.
Dikutip dari kantor berita Fars, Pezeshkian juga menegaskan Iran akan memberi pelajaran tegas kepada para agresor.
“Ketidakstabilan dan keresahan di kawasan bukan kepentingan negara mana pun, melainkan menjadi tantangan bagi kita semua,” ujarnya.
Pezeshkian menyampaikan komentar tersebut saat berangkat ke Bishkek, Kirgistan, untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
Sebelumnya Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menegaskan, militernya akan membalas setiap agresi militer. AS dan negara-negara yang membantu serangan tersebut harus bertanggung jawab.
Militer Iran menyerang pangkalan militer AS di Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai pembalasan atas serangan AS di Pulau Larak.
Disebutkan, pangkalan-pangkalan AS di Yordania digunakan untuk melancarkan dan mendukung serangan terhadap Larak yang menewaskan dan melukai personel militer Iran dan warga sipil.
Editor: Anton Suhartono