Presiden Palestina Abbas Minta Maaf soal Pernyataan Anti-Yahudi

Anton Suhartono ยท Jumat, 04 Mei 2018 - 17:51 WIB
Presiden Palestina Abbas Minta Maaf soal Pernyataan Anti-Yahudi

Mahmaoud Abbas (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan permohonan maaf terkait penyataan anti-Semitism atau anti-Yahudi yang disampaikan di hadapan anggota Dewan Nasional Palestina (PNC), Senin (30/4).

Permohonan maaf disampaikan pria yang baru terpilih kembali memimpin Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) itu setelah kritikan yang disampaikan kepadanya, termasuk dari Uni Eropa.

Dalam pernyataan yang disiarkan kantor kepresidenan di Ramallah, Tepi Barat, Jumat (4/5/2018), Abbas mengecam tindakan anti-Semitsm dan menyebut pembantaian Yahudi atau Holocaust sebagai kejahatan paling mengerikan sepanjang sejarah.

"Jika ada orang yang merasa tersinggung dengan pernyataan saya di hadapan PNC, terutama penganut Yahudi, saya meminta maaf kepada mereka," kata Abbas, dikutip dari Reuters.

Dia menambahkan, ucapan itu tak bermaksud untuk menyerang pihak tertentu.

"Saya ingin meyakinkan semua orang bahwa itu bukan niat saya untuk mengatakannya, dan untuk menegaskan kembali rasa hormat saya sepenuhnya kepada iman Yahudi, serta keyakinan monoteistik lainnya," ujarnya.

Dalam pidatonya di hadapan PNC, Abbas mengungkap mengapa gerakan anti-Semitism pecah di Eropa, termasuk di abad ke-20. Yahudi yang tinggal di beberapa negara Eropa mengalami pembantaian setiap 10 atau 15 tahun, sejak abad ke-11 hingga terjadinya Holocaust oleh Nazi Jerman pada Perang Dunia II.

"Mereka mengatakan kebencian terhadap orang Yahudi bukan karena agama, itu karena aktivitas sosial mereka. Jadi menyebarnya perlawanan terhadap Yahudi di seluruh Eropa bukan karena agama, itu karena riba dan bank," kata Abbas, saat itu.

Editor : Anton Suhartono