Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel, Iran Genjot Produksi Senjata 2,5 Kali Lipat!
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Pezeshkian Bilang ke Putin, Iran Siap Damai dengan AS, asal...

Kamis, 08 Oktober 2026 - 06:23:00 WIB
Presiden Pezeshkian Bilang ke Putin, Iran Siap Damai dengan AS, asal...
Masoud Pezeshkian menyampaikan pesan kepada Vladimir Putin, negaranya bersedia mencapai kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Presiden IranMasoud Pezeshkian menyampaikan kepada mitranya dari Rusia, Vladimir Putin, negaranya bersedia mencapai kesepakatan damai dengan Amerika Serikat (AS), asalkan  Washington mematuhi hukum internasional. Pezeshkian dan Putin berbicara melalui telepon, Rabu (7/10/2026), membahas perkembangan regional, termasuk perang melawan AS.

Kantor kepresidenan Iran mengungkap, Pezeshkian memberikan informasi kepada Putin mengenai negosiasi antara Iran dan AS yang dimediasi oleh Pakistan. Disebutkan, AS masih menerapkan standar ganda dan mendominasi. Sikap tersebut menjadi hambatan terbesar untuk mencapai kesepakatan yang adil.

Dia menegaskan, Iran siap mencapai kesepakatan yang setara dan adil yang menjamin perdamaian dan keamanan abadi di kawasan.

"Garis merah kami adalah kepentingan nasional Iran dan hak-hak rakyatnya," ujar Pezeshkian, kepada Putin, seperti dilaporkan Anadolu, dikutip, Kamis (8/10/2026).

Pezeshkian juga menegaskan, negara-negara Teluk merupakan saudara bagi Iran. Namun dia menyesalkan, negara-negara itu menyediakan lahannya untuk pangkalan-pangkalan militer AS yang digunakan untuk menyerang Iran.

Lepas dari itu, dia menekankakn Iran siap bekerja sama dengan negara-negara tetangga untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan, tanpa kehadiran atau keterlibatan kekuatan dari luar kawasan.

Sementara itu Putin menegaskan kembali dukungan Rusia terhadap upaya diplomatik guna mencapai penyelesaian atas perang yang sudah berlangsung sejak 28 Februari.

Putin juga menegaskan kesiapan Rusia untuk menemukan solusi diplomatik 

Dia juga menekankan perlunya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Iran, serta mendesak AS agar memenuhi tuntutan ganti rugi atau kompensasi atas kerusakan yang terjadi selama perang. Putin juga menegaskan pentingnya jaminan keamanan jangka panjang terhadap Iran.

Kedua pemimpin menegaskan kembali komitmen untuk memperluas kerja sama berdasarkan Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif serta melanjutkan koordinasi yang erat di forum-forum internasional.

Iran dan Rusia menandatangani Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif pada Januari 2025 untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk perdagangan, energi, transportasi, dan keamanan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut