Presiden Putin, Macron hingga Pangeran Charles Hadiri Peringatan 75 Tahun Holocaust di Israel

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 23 Januari 2020 - 16:55 WIB
Presiden Putin, Macron hingga Pangeran Charles Hadiri Peringatan 75 Tahun Holocaust di Israel

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama istrinya Sarah (tengah) dan ibu Naama Issachar, yang dipenjara di Rusia, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) di Yerusalem, 23 Januari 2020. (FOTO: HEIDI LEVINE / POOL / AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Israel pada Kamis (23/1/2020) menjadi tuan rumah bagi puluhan pemimpin dunia untuk memperingati 75 tahun sejak pembebasan Auschwitz, kamp kematian Perang Dunia II di mana Nazi membunuh lebih dari 1,1 juta orang, yang kebanyakan adalah orang Yahudi.

Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan pemimpin Jerman; Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence, dan Pangeran Charles dari Inggris akan berpidato di acara tersebut, yang digelar di pusat peringatan Yad Vashem Holocaust di Yerusalem. Mereka berpidato di hadapan para penyintas Auschwitz.

Dijaga oleh lebih dari 10.000 polisi, sepertiga dari pasukan nasional, pertemuan lebih dari 40 presiden, perdana menteri, serta raja ini merupakan pertemuan diplomatik internasional terbesar yang pernah diadakan di Israel.

Bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, para pemimpin akan memperingati kebangkitan anti-Semitisme dalam berpidato di pusat peringatan bagi enam juta orang Yahudi, yang dibunuh oleh Nazi Jerman di kamar gas, ghetto dan kamp kerja paksa.

"Ini merupakan pertemuan bersejarah, tidak hanya untuk Israel dan orang-orang Yahudi, tetapi untuk semua umat manusia," ujar Presiden Israel Reuven Rivlin, saat jamuan makan malam menjelang peringatan, seperti dilaporkan AFP.

"Seperti yang kita ingat para korban Holocaust, dan Perang Dunia II, kami juga menandai kemenangan kebebasan dan martabat manusia," katanya.

"Kita harus bersatu dalam perang melawan rasisme, anti-Semitisme dan ekstremisme."

Editor : Nathania Riris Michico