Presiden Venezuela Hadapi Kudeta dari Oposisi dan Tentara Pembelot
KARAKAS, iNews.id - Upaya kudeta militer Venzuela tampaknya semakin dekat. Pemimpin oposisi yang memproklamirkan dirinya sebagai presiden negara itu pada Januari 2019, Juan Guaido, mengklaim sudah mendapat dukungan dari militer, Selasa (30/4/2019).
Guaido mengatakan telah memulai fase terakhir dari rencananya menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Dia juga menyerukan kepada seluruh warga Venezueala dan militer yang belum terlibat untuk bergabung bersamanya.
Pernyataan itu disampaikan dekat Pangkalan Udara La Carlota di Karakas dalam pengawalan ketat sekelompok pria beseragam militer.
Dalam rekaman video yang ditayangkan di media sosial, Guaido memuji para tentara yang mendukungnya itu dengan menyebut mereka sebagai pemberani.
"Hari ini, para tentara pemberani, patriot pemberani, pria pemberani yang mendukung Konstitusi telah menyambut panggilan kami," kata Guaido, dikutip dari AFP.
Saat itu dia juga ditemani oleh politikus oposisi lainnya Leopoldo Lopez dibebaskan dari tahanan rumah. Lopez mengaku dibebaskan oleh sekelompok pasukan yang mendukung Guaido.
"Angkatan bersenjata nasional telah mengambil keputusan benar, mereka mengandalkan dukungan rakyat Venezuela," kata Guaido, dalam video.
Presiden Nicolas Maduro mengencam upaya kudeta yang dilakukan militer itu.
Menteri Informasi Jorge Rodriguez dalam cuitannya mengatakan, pemerintah berhadapan dengan sekelompok kecil tentara pembelot yang berupaya melakukan kudeta.
Editor: Anton Suhartono