Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perang Memanas! Jet Tempur AS F-15 Jatuh Misterius di Kuwait, Pesawat Lain Tertembak! 
Advertisement . Scroll to see content

Pria Afghanistan Tikam 10 Orang hingga Tewas, Diduga Masalah Tanah

Senin, 08 Agustus 2022 - 14:23:00 WIB
Pria Afghanistan Tikam 10 Orang hingga Tewas, Diduga Masalah Tanah
Polisi di Iran menangkap seorang pria Afghanistan yang diduga menikam 10 buruh tani hingga tewas. (Foto/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Polisi di Iran menangkap seorang pria Afghanistan yang diduga menikam 10 buruh tani hingga tewas. Perseteruan tersebut dipicu soal tanah

Dilansir dari media pemerintah Iran, IRNA pada Senin (8/8/2022), insiden tersebut terjadi di sebuah desa terpencil tenggara Iran, Minggu (7/8/2022). Kasus seperti ini jarang terjadi di Republik Islam tersebut.

Sebanyak empat warga Iran dan enam orang Afghanistan tewas, sementara satu pekerja pertanian terluka oleh amukan pelaku. Korban luka kini berada di rumah sakit. 

Menurut laporan, tersangka mengalami gangguan jiwa.

Kekeringan selama beberapa dekade di Iran telah menyebabkan meningkatnya perselisihan atas sumber daya air dan tanah dengan akses air yang lebih baik. Senapan berburu merupakan satu-satunya senjata yang diizinkan untuk dimiliki secara legal di Iran.

Tindakan kekerasan telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir di Iran karena kondisi ekonomi negara itu memburuk. Hal itu diperparah adanya sanksi Amerika yang membantu memicu melonjaknya inflasi dan meningkatnya pengangguran.

Pada Mei lalu, seorang karyawan yang dipecat oleh salah satu konglomerat keuangan milik negara terbesar Iran. Dia mengamuk di bekas tempat kerjanya di Iran barat. 

Tiga orang tewas dan lima lainnya luka. Pelaku lalu bunuh diri. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut