Pria India yang Klaim Tak Makan dan Minum Puluhan Tahun Meninggal di Usia 90 Tahun
NEW DELHI, iNews.id - Pria India yang mengklaim tak makan dan minum selama puluhan tahun meninggal di usia 90 tahun, Selasa (26/5/2020).
Prahlad Jani, dengan ciri khasnya selalu berpakaian merah dan mengenakan cincin di hidung, menghabiskan waktu dengan meditasi atan melakukan yoga.
"Dia meninggal Selasa dini hari di kediamannya karena faktor usia. Dia dilarikan ke rumah sakit lepas tengah malam, tapi dinyatakan meninggal oleh para dokter," kata Sheetal Chaudhary, tetangga mendiang di Desa Charada, Negara Bagian Gujarat, India, dikutip dari AFP, Rabu (27/5/2020).
Jenazah Jani dibawa ke Ambaji, kota tempat mendiang membangun kuil kecil.
"Jenazah itu akan disemayamkan di kuil selama 2 hari ke depan agar warga bisa memberikan penghormatan terakhir," kata Chaudhary, seraya menambahkan Jani akan dikremasi pada Kamis.
Dalam wawancara dengan AFP pada 2003, Jani mengaku mendapatkan ramuan kehidupan melalui lubang di langit-langit mulut yang memungkinkannya tak makanan dan minum sepanjang waktu.
Klaim Jani tersebut memang tak bisa terverifikasi. Dokter menegaskan, seseorang tidak bisa tahan tanpa minum dan makan berharo-hari karena akan memicu rusaknya organ tubuh.
Klaim Jani menarik minat komunitas medis India. Pada 2010, tim dokter militer mempelajarinya selama 2 pekan di sebuah rumah sakit Ahmedabad.
Jani diawasi menggunakan CCTV, menjalani pemindaian tubuh dan otak, serta pemeriksaan pembuluh darah. Dokter juga melakukan tes jantung, paru-paru, dan kapasitas memori.
Hasil pemeriksaan Jani benar-benar tidak makan, minum, atau ke toilet. Satu-satunya kontak dengan cairan adalah saat berkumur dan mandi.
Namun hasil penelitian detail yang dilakukan Organisasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan India tidak pernah dipublikasikan.
Editor: Anton Suhartono