Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi
Advertisement . Scroll to see content

Pria yang Nonaktifkan Akun Twitter Donald Trump Muncul, Ini Orangnya

Kamis, 30 November 2017 - 10:53:00 WIB
Pria yang Nonaktifkan Akun Twitter Donald Trump Muncul, Ini Orangnya
Bahtiyar Duysak, pria yang menonaktifkan akun Twitter Donald Trump (Foto: TechCrunch)
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id - Pegawai Twitter yang menonaktifkan akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump, @realDonaldTrump, akhirnya muncul ke publik. Akun Trump sempat nonaktif selama 11 menit di hari terakhir pegawai itu bekerja di kantor pusat Twitter di San Fransisco pada awal November lalu.

Pria tersebut diketahui bernama Bahtiyar Duysak asal Jerman. Dia datang ke AS sebagai pekerja kontrak. Kini dia sudah kembali ke Jerman.

Duysak mengaku terus dikejar oleh para pemburu berita dan hal itu sangat mengganggunya. "Saya tidak melakukan kejahatan, tapi saya (diperlakukan) seperti Pablo Escobar (gembong narkoba Kolombia). Lama-lama ini jadi menjengkelkan," kata pria berusia 20 tahun itu, kepada TechCrunch.

Inilah yang menjadi alasan dirinya muncul ke publik, untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Dia khawatir peristiwa ini akan berpengaruh para pekerjaannya ke depan.

Duysak menjelaskan, matinya akun Donald Trump bermula dari adanya keluhan mengenai akun itu yang diterima Twitter. Sebagai pegawai bagian Customer Support dia merasa bertangung jawab untuk merespons keluhan tersebut.

TechCrunch melaporkan bahwa Duysak membuat keputusan dengan merekomendasikan 'melempar' akun ini, demi memenuhi permintaan pihak yang komplain. Setelah itu, dia meninggalkan kantor dan tidak menyadari apa dampak dari keputusannya itu.

Dia menegaskan keputusannya itu benar-benar hanya untuk memenuhi kebutuhan pihak yang komplain, tidak ada muatan lain.

Akun Twitter pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menghilang pada Kamis 2 November 2017 malam waktu setempat. Menurut informasi dari Twitter sebagaimana dilansir Fox News, seorang customer service yang baru keluar dari perusahaan itu merupakan pelakunya.

Seperti diketahui, akun resmi Trump offline pada Kamis 2 November 2017 sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Di akun itu hanya terpampang tulisan "Maaf, halaman ini tidak tersedia".

Twitter memberikan pernyataan satu jam setelah insiden ini dan menyatakan bahwa akun tersebut deactivate sementara karena adanya human error yang dilakukan karyawan Twitter.

"Akun @realDonaldTrump itu menghilang dari Twitter selama 11 menit, dan berhasil kami kembalikan. Karena kami telah mengembalikan akunnya, saat ini kami akan terus menyelidiki kasus ini dan mengantisipasi agar kasus ini tidak terulang lagi di masa mendatang," demikian pernyataan Twitter.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut