Prihatin Paspampres Belum Digaji, Mantan Presiden AS Bush Kirim Pizza
WASHINGTON, iNews.id - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush melakukan kunjungan tak terduga, Jumat (18/1/2019), ke petugas pasukan pengaman presiden (paspampres) atau Dinas Rahasia yang menjaganya.
Dalam foto yang dibagikan di akun Instagram, Bush mengantarkan beberapa loyang pizza kepada mereka.
Petugas Dinas Rahasia yang menjaganya ikut terdampak penutupan pemerintahan AS atau shutdown. Mereka terpaksa bekerja tanpa dibayar sampai batas waktu yang tak jelas.
Ini merupakan penutupan pemerintahan terlama sepanjang sejarah AS, yakni memasuki hari ke-27, mengalahkan rekor shutdown sebelumnya di pemerintahan Bill Clinton pada 1995-1996 selama 22 hari.
Pemerintahan Presiden Donald Trump menolak membuka kembali pemerintahan karena anggaran yang diusulkannya untuk membangun tembok perbatasan dengan Meksiko, sebesar 5,6 miliar dolar AS, belum disetujui Kongres.
"Laura W Bush dan saya berterima kasih kepada personel Dinas Rahasia kami dan ribuan pegawai federal lain yang bekerja keras untuk negara tanpa bayaran," katanya di Instagram, seperti dilaporkan kembali The Washington Post, Sabtu (19/1/2019).
"Kami juga berterima kasih kepada warga yang mendukung mereka," ujarnya lagi.
Bush membeli setidaknya enam loyang pizza. Di posting-an tersebut, putra mendiang Presiden George HW Bush itu juga menyampaikan seruan agar pemerintah agar mencari cara untuk mengakhiri kebuntuan, meskipun dia tidak memberikan usul yang spesifik.
"Sudah waktunya bagi para pemimpin dari kedua pihak untuk mengenyampingkan politik, bersatulah dan akhiri penutupan ini," katanya, merujuk pada kubu Republik dan Demokrat.
Juru bicara George HW Bush, Freddy Ford, dalam surat elektronik mengatakan, pizza tersebut hanya upaya kecil dari bosnya untuk menunjukkan terima kasih.
"Dia membelikan makanan kepada para agen Dinas Rahasia sebagai cara kecil, atau bahkan belum cukup, untuk menunjukkan rasa terima kasih atas kerja keras mereka tanpa dibayar selama pemerintahan tutup," katanya.
Sekitar 6.000 petugas Dinas Rahasia, termasuk dalam 800.000 pekerja federal yang tidak menerima gaji.
Juru bicara Dinas Rahasia Catherine Milhoan mengatakan, lebih dari 85 persen personel masih melapor untuk bekerja setiap hari, namun dia menolak berkomentar tentang rincian personel yang mengawal Bush.
Editor: Anton Suhartono