Pulang dari AS, Pendeta Zoroaster Ditemukan Tewas di Iran
TEHERAN, iNews.id – Seorang pendeta Zoroaster (Majusi) yang menetap di Amerika Serikat, tewas saat berkunjung ke Iran. Kabar kematian sang pendeta disampaikan salah seorang jaksa Iran, Dadkhoda Salari, dalam laporan media setempat, Minggu (26/7/2020).
Jenazah pendeta bernama Arash Kasravi itu ditemukan di Provinsi Kerman, Iran Tengah, bersama dua orang lainnya yang bukan penganut Majusi, kata jaksa tersebut. “Tiga mayat ditemukan di sebuah vila di Kota Mahan dan mereka tampaknya dibunuh,” kata Salari kepada televisi pemerintah, dikutip AFP.
“Investigasi menunjukkan, salah satu korban adalah Arash Kasravi, seorang anggota (pemeluk) agama Zoroaster,” ucapnya.
Jaksa tersebut tidak mengungkapkan identitas dua orang lainnya yang dibunuh. Akan tetapi, dia menambahkan, pembunuhan itu tampaknya memiliki motif masalah keuangan. Aparat setempat mencatat, uang sejumlah 10.000 dolar AS ditemukan di dalam salah satu mobil korban.
Iran Eksekusi Mati Mantan Pegawai Kementerian Pertahanan yang Jual Informasi Rudal ke CIA
Surat kabar Etemad di Iran melaporkan, Kasravi adalah warga AS yang tinggal di California bersama keluarganya selama 10 tahun terakhir. Harian itu juga mengatakan, dia pulang ke Iran tahun lalu untuk menghadiri pemakaman ayahnya dan tinggal di Negeri Persia itu untuk proses pembagian warisan.
Akan tetapi, korban menghilang beberapa hari yang lalu dengan dua “temannya” sebelum ditemukan tewas.
Zoroaster atau Majusi pernah menjadi agama dominan di Persia sebelum kedatangan Islam. Menurut data statistik resmi pemerintah, pemeluk agama itu kini hanya berjumlah sekitar 25.000 orang di Iran pada 2018.
Secara resmi, Majusi diakui sebagai agama minoritas di Iran, bersama dengan agama Kristen dan Yahudi.
Editor: Ahmad Islamy Jamil