Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Puluhan Orang Ditembak Mati KKB Termasuk 7 WNA, Mayat Bergelimpangan di Jalan

Senin, 29 Maret 2021 - 14:05:00 WIB
Puluhan Orang Ditembak Mati KKB Termasuk 7 WNA, Mayat Bergelimpangan di Jalan
Puluhan warga sipil termasuk 7 WNA tewas dalam serangan brutal KKB di Mozambik (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

PALMA, iNews.id - Puluhan warga sipil tewas oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam serangan di Kota Palma, Mozambik. Di antara korban tewas merupakan tujuh warga negara asing (WNA). Mereka berusaha kabur dari serangan menggunakan kendaraan namun disergap para pelaku.

Juru bicara otoritas keamanan setempat, Omar Sarang, mengatakan, pasukan sempat menyelamatkan ratusan orang lainnya, termasuk WNA, dari kekejaman KKB. 

Wilayah itu merupakan pusat logistik untuk proyek gas internasional yang terletak di Provinsi Cabo Delgado.

"Sekelompok teroris menyelinap ke Kota Palma dan membunuh secara brutal puluhan orang tak berdaya," kata Saranga, dikutip dari Aljazeera, Senin (29/3/2021).

Jumlah pasti korban yang terbunuh, terluka, atau hilang belum diumumkan pemerintah setempat. Namun korban tewas yang sudah dibawa puluhan orang.

Serangan yang dilakukan kelompok militan itu berlangsung dalam beberapa tahap sejak Rabu pekan lalu. KKB menyerang secara dari beberapa arah. 

Sebagian besar komunikasi di Palma terputus. Kota berpenduduk sekitar 75.000 jiwa itu sebelumnya menjadi tempat perlindungan orang-orang yang melarikan diri dari ancaman kekerasan di kota lain di provinsi yang sama.

Organisasi HAM Human Rights Watch menyatakan, para pelaku menyerang tanpa pandang bulu, menembak warga sipil di rumah dan jalanan. 

Para saksi menggambarkan jenazah korban bergelimpangan di jalanan kota, bahkan beberapa di antaranya dipenggal.

Suasana mencekam membuat banyak penduduk lari ke hutan di sekitar Palma untuk menghindari kekerasan. 

Kebanyakan WNA yang berada di Palma merupakan pekerja asal Afrika Selatan, Inggris, dan Prancis yang tinggal di hotel-hotel. Diperkirakan sekitar 200 pekerja WNA mengamankan diri di Hotel Amarula.

Pada Sabtu (27/3/2021), sebagian dari mereka mencoba melarikan diri menggunakan 17 kendaraan menuju ke pantai dengan harapan bisa diselamatkan. Namun, KKB menyergap dan melepaskan tembakan ke arah konvoi, menewaskan tujuh orang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut