Putin: Kami Belum Gila, Kami Sadar Apa Itu Senjata Nuklir
MOSKOW, iNews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui pasukannya dapat berperang untuk waktu yang lama di Ukraina. Akan tetapi, dia mengatakan belum ada rencana untuk memobilisasi tentara lagi saat ini.
Putin terbilang jarang berbicara tentang kemungkinan durasi perang di Ukraina, konflik bersenjata yang dia mulai lebih dari sembilan bulan lalu. Namun, dalam pertemuan dengan para pendukung setianya yang disiarkan oleh televisi, dia mengatakan perang tidak akan selesai dalam waktu singkat.
“(Perang) ini bisa menjadi proses yang panjang,” ujarnya dalam pertemuan itu, Rabu (7/12/2022), seperti dikutip kembali Reuters.
Pasukan Rusia dipaksa mundur dari beberapa daerah yang telah mereka duduki di Ukraina. Kemunduran itu menyusul serangan balik oleh pasukan Kiev di wilayah timur dan selatan Ukraina, seiring meningkatnya stok persenjataan kiriman Barat, sejak Juli.
Pendeta Ukraina Dihukum 12 Tahun Penjara karena Dituduh Bantu Rusia
Dalam pidatonya, Putin mengatakan, risiko perang nuklir memang meningkat. Akan tetapi, Rusia tidak akan mengancam negara lain secara sembarangan bahwa Moskow bakal menggunakan senjata semacam itu.
“Kami belum gila, kami menyadari apa itu senjata nuklir,” kata Putin.
Rusia Tak Akan Ekspor Minyak ke Negara yang Tunduk pada Pembatasan Harga oleh Barat
“Kami memiliki sarana (senjata nuklir) ini dalam bentuk yang lebih maju dan modern daripada negara nuklir lainnya... Tapi kami tidak akan berkeliling dunia sambil mengacungkan senjata ini seperti pisau cukur,” ujarnya.